Senin, 4 Maret 2024

Harapan Hidup Bayi di Jateng Tahun Ini Capai 74,69 Tahun

Ali Muntoha
Sabtu, 2 Desember 2023 17:32:00
Ilustrasi: Bayi baru lahir. (freepik.com)

Murianews, Semarang – Umur harapan hidup (UHH) bayi di Provinsi Jawa Tengah yang dilahirkan di tahun 2023 dipekirakan mencapai 74,69 tahun. Hal ini berdasarkan data hasil survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah.

Catatan BPS, umur harapan hidup anak di Jateng tiap tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 2020, harapan hidup saat lahir adalah 74,39 tahun.

Pada tahun 2021 harapan hidup bayi yang lahir di tahun itu yakni 74,49 tahun, dan di tahun 2022 naik menjadi 74,58 tahun.

”Sementara di tahun 2023 UHH 74,69 tahun. Meningkat 0,11 tahun atau 0,15 persen dibandingkan tahun 2022,” kata Kepala BPS Jateng Dadang Hardiwan dalam keterangan persnya dikutip Murianews.com pada Sabtu (2/12/2023).

Sedangkan rata-rata lama sekolah (RLS) anak di tahun 2023 yakni 8,01 tahun atau kelas 2 SMP dan harapan lama sekolah (HLS) 12,85 tahun atau setara diploma I.

”HLS meningkat 0,04 tahun atau 0,31 persen dari tahun 2022, sementara RLS meningkat 0,08 tahun atau 1,01 persen,” ujarnya.

Secara umum BPS mencatat  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2023 di Jawa Tengah masuk kategori tinggi. Pada 2023, IPM Jateng berada di angka 73,39 atau naik 0,81 persen dari 2022.

Menurutnya, IPM berbasis tiga dimensi yakni, umur harapan hidup, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per kapita per tahun.

“Di Jateng tidak ada capaian IPM berkategori rendah,” ujarnya.

Dadang mengungkapkan, secara spasial tercatat empat wilayah mencapai IPM sangat tinggi, yakni Kota Magelang, Semarang, Salatiga, dan Surakarta. Sebanyak 28 wilayah berkategori tinggi, dan tiga kabupaten berkategori sedang.

Tercatat IPM tertinggi ada di Kota Salatiga dengan 84,99, sementara yang terendah adalah Kabupaten Pemalang dengan 68,08.

Komentar