Jumat, 1 Maret 2024

Apes! Perempuan Boyolali Jadi Korban Perampokan Bermodus Lowongan Kerja di Sragen

Murianews
Kamis, 27 Oktober 2022 14:02:56
Ilustrasi borgol. (Merdeka.com/Imam Buhori)
[caption id="attachment_234570" align="alignleft" width="1280"] Ilustrasi borgol. (Merdeka.com/Imam Buhori)[/caption] MURIANEWS, Sragen – Nasib nahas menimpa perempuan berinisial VA (20). Warga Boyolali itu diduga menjadi korban perampokan berkedok tawaran lowongan pekerjaan. Akibat kejadian tersebut, korban sempat kehilangan sepeda motor yang dibawa. Kasi Humas Polres Sragen, Iptu Ari Pujiantoro mengatakan, perampokan berkedok tawaran lowongan pekerjaan itu terjadi, Selasa (18/10/2022) lalu. Sementara korban berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. ”Kejadian itu berawal dari lowongan pekerjaan yang diunggah pelaku di medsos. Unggahan tersebut pun menarik perhatian korban,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Kamis (27/10/2022). Setelah membaca unggahan tersebut, mulailah korban menjalin komunikasi dengan pelaku. Keduanya sepakat bertemu pada Selasa pukul 20.00 WIB di depan Unisri Solo. ”Saat itu, korban datang sendirian mengendarai sepeda motor Honda Scoopy merah marun berpelat AD 5688 IM,” ungkapnya. Selain itu, pelaku juga datang sendirian namun berjalan kaki. Ia mengaku awalnya ia naik mobil bersama temannya, namun ditinggal karena urusan lain. Kemudian pelaku berpura-pura menerima telepon dari seseorang. Ia mengatakan tiba-tiba bawahannya izin sakit. Baca: Maling Pembobol Konter HP di Boyolali Ditangkap, Ternyata Warga Grobogan ”Pelaku lantas mengajak korban mengambil mobil tersebut di rumah bawahannya. Korban diboncengkan oleh pelaku mengendarai sepeda motor korban melalui jalan sepi. Sampai di jalan Gawan-Plupuh, tersangka berhenti ingin buang air kecil sambil menengok keadaan sekitar,” terangnya. Setelah selesai buang air kecil, tersangka mengajak korban naik motor lagi, namun langsung masuk ke jalan sempit persawahan sekitar satu kilometer dari jalan raya lalu berhenti. Korban diturunkan dari motor lalu didorong oleh pelaku hingga jatuh terlentang. Tak sampai di situ, pelaku mengancam akan membunuh korban dengan sepotong kayu yang diambil dari tempat kejadian perkara (TKP) agar korban tidak melawan. Pelaku lantas merampas sepeda motor dan tas korban lalu kabur. Saat itu sekitar pukul 21.30 WIB. Korban kemudian menyelamatkan diri dengan berlari ke jalan raya. Ia meminta tolong kepada warga yang melintas. ”Anggota Polsek Tanon mengecek TKP dan ditemukan sepeda motor korban di lumpur saluran air sawah karena ternyata jalan buntu,” papar Ari. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap identitas pelaku. Mereka berhasil menangkap pria itu di RT 016, Dukuh Banyuurip, Desa Kalikobok, Kecamatan Tanon, Sragen pada Rabu (19/10/2022). Dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga melakukan tindak pidana lain di Ngawi dan Solo. Polres Sragen tengah berkoordinasi dengan kepolisian wilayah tersebut untuk mengusutnya. Akibat kejadian tersebut VA mengalami kerugian materil sebesar Rp25 juta. Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.   Penulis: Supriyadi Editor: Supriyadi Sumber: Solopos.com

Baca Juga

Komentar