Jumat, 29 September 2023

Dikebut, Perbaikan Jalur Pantura Semarang Hingga Rembang Ditarget Rampung H-10 Lebaran

Murianews
Sabtu, 4 Maret 2023 13:15:58
Pekerja tengah melakukan perbaikan jalan di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)
Murianews, Semarang – Kerusakan Jalur Pantura Semarang-Demak-Jepara-Kudus-Pati hingga Rembang saat ini mulai diperbaiki. Sesuai rencana, perbaikan jalan ditarget rampung H-10 lebaran supaya pemudik bisa lancar.

Hal itu setelah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan sidak perbaikan jalan dan jembatan di jalur Pantura Timur, Jumat (3/3/2023) sebagaimana siaran persnya, Sabtu (4/3/2023).

Dalam sidak tersebut, Ganjar langsung menelpon Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Jateng untuk datang ke lokasi.

Baca: Perbaikan Jalan Rusak di Kudus Jalan di Tempat karena Cuaca

”Kami meminta maaf kepada masyarakat, terkait dampak perbaikan ruas jalan dan jembatan di Pantura Timur ini. Kami akan terus lakukan percepatan dan kami targetkan H-10 lebaran pekerjaan sudah selesai,” kata Kepala BBPJN Jateng-DIY, Wida Nurfaidah, saat mendampingi Ganjar dalam sidak itu.

Wida menerangkan, sejumlah pekerjaan peningkatan jalan saat ini dilakukan di sejumlah titik, mulai Semarang, Demak, Trengguli, Jepara, dan Kudus sepanjang 58 km. Selain itu, ada juga pekerjaan di sejumlah titik ruas Kudus, Pati, Rembang sepanjang 119,8 km.

”Kami sudah jungkir balik agar sejumlah pekerjaan bisa selesai H-10 lebaran. Sementara untuk pekerjaan Jembatan Juwana, kami targetkan April sudah bisa difungsikan. Kami akan berupaya melakukan percepatan agar jalur transportasi di wilayah ini normal kembali,” jelasnya.

Pihaknya juga sudah memberikan sejumlah solusi. Di antaranya membuat detour atau jalur pengganti. Namun, jalur itu hanya bisa digunakan untuk kendaraan kecil, dan tidak bisa untuk kendaraan besar seperti kontainer.

Baca: Diadukan Lewat Aplikasi Jalan Cantik, 3.886 Jalan Rusak di Jateng Selesai Diperbaiki

”Kami juga sudah koordinasi dengan Dirlantas Polda Jateng, untuk mengurai kemacetan di titik-titik perbaikan,” terangnya.

Secara keseluruhan, Wida menerangkan jika proyek perbaikan jalan Pantura Timur sudah masuk dalam kontrak proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Rehab mayor atau full rekonstruksi sudah dilakukan sejak 2022 lalu, dan selesai 2024.

”Namun pelaksanaanya bertahap, misalnya tahun 2022 berapa kilometer, tahun 2023 berapa dan seterusnya. Kami fokus pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah dahulu, khususnya di Pantura Timur karena tidak ada akses lain di jalur ini,” ucapnya.

Selain peningkatan jalan, beberapa ruas jalan yang rusak namun tidak masuk dalam kontrak perbaikan, akan diperbaiki menggunakan sistem tambalan cepat mantap. Perbaikan yang sifatnya nonpermanen itu akan terus dilakukan, untuk mengurangi risiko akibat kerusakan jalan.

”Masih banyak ruas jalan yang harusnya ada peningkatan, namun karena keterbatasan anggaran sehingga tidak bisa. Kami minta maaf kepada masyarakat, tapi kami berupaya melakukan penambalan sementara, agar tidak membahayakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali melakukan sidak pembangunan sejumlah ruas jalan dan jembatan di Pantura Timur. Jalur Semarang-Demak-Kudus, Pati-Rembang ia pantau, termasuk perbaikan Jembatan Juwana.

”Kalau kita lihat, Jembatan Juwana ini sudah nyambung dan hanya butuh percepatan untuk pembesian dan pengecoran. Saya minta SDM dan alat ditambah agar lebih cepat, sehingga bisa mengurai kemacetan. Tapi, meski cepat, kualitas pekerjaan juga harus tetap terjaga,” ucapnya.

Ganjar meminta masyarakat bersabar terkait proses perbaikan yang dilakukan ini. Ia juga meminta penyelenggara jalan dan aparat kepolisian turun untuk mengatur lalulintas agar kemacetan segera terurai.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Komentar