Rabu, 28 Februari 2024

Selamat! 137 Sekolah di Jateng Terpilih Jadi Sekolah Adiwiyata

Supriyadi
Kamis, 22 Desember 2022 17:08:07
Sejumlah sekolah yang terpilih menjadi sekolah Adiwiyata berfoto bersama. (Istimewa)
Murianews, Tegal – Sebanyak 137 sekolah terpilih menjadi sekolah adiwiyata Provinsi Jawa Tengah, Kamis (22/12/2022). Ke-137 sekolah itu berasal dari jenjang mulai dari SD hingga SMA sederajat di 35 kota dan kabupaten. Terpilihnya 137 sekolah tersebut ditandai dengan pemberian penghargaan oleh Pemprov Jateng. Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan acara Penguatan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) di Graha Bhakti Adiwiyata SMK Negeri 1 Adiwerna, Tegal. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto mengatakan, sebelumnya terdapat 286 sekolah yang mengikuti seleksi calon sekolah adiwiyata Provinsi Jawa Tengah. ”Seleksi ini dilakukan sebagai indikator keberhasilan gerakan PBLHS, dan hasilnya 137 sekolah berhasil memenuhi kriteria penilaian sebagai sekolah adiwiyata,” katanya. Terkait pemilihan venue acara, Widi mengungkapkan, SMK Negeri 1 Adiwerna merupakan salah satu sekolah di Indonesia yang terpilih sebagai ASEAN Ecoschool 2019 lalu. ”Sehingga diharapkan ke-137 sekolah adiwiyata yang terpilih di tahun ini, bisa mencontohnya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup daerah,” ungkapnya. Selain itu, SMK Negeri 1 Adiwema merupakan salah satu sekolah yang berhasil mengaplikasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni secara selaras. ”Sedangkan di bidang iptek, SMK Negeri 1 Adiwerna ditetapkan sebagai Sekolah Riset dan Konservasi oleh Menteri Ristek dan Dikti pada tahun 2015 melalui berbagai program ecoresearch dan ecopreneur,” terangnya. Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang hadir secara daring mengatakan kondisi lingkungan hidup saat ini menjadi tantangan yang berat bagi kita semua. Menurutnya, saat ini masih belum seimbang antara banyaknya pohon yang ditebang dan ditanam. ”Karenanya yuk mari kita mulai perbaikan lingkungan hidup ini dari sekolah, sekitar kita. Sehingga kita akan mampu menghadapi perubahan dengan ketahanan lingkungan hidup yang kita lakukan,” ujarnya. Ganjar juga sempat berdialog dengan dua siswi tentang lingkungan hidup dan sekolah dan memberi tantangan pertanyaan berhadiah laptop dan handphone. Selain penghargaan sekolah adiwiyata, juga dilaunching aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata Jawa Tengah (SIDIAJENG). Melalui aplikasi ini tersedia data seberapa besar peranan sekolah adiwiyata di Jawa Tengah, terhadap masyarakat dan kualitas lingkungan hidup. SIDIAJENG juga merupakan wujud pengelolaan isu lingkungan hidup dan milenial.   Reporter: Supriyadi Editor: Supriyadi

Baca Juga

Komentar