Senin, 4 Maret 2024

Perampokan Sadis Agen BRILink di Cilacap Ternyata Direncanakan 10 Hari

Supriyadi
Senin, 3 April 2023 12:52:23
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menanyai salah satu tersangka dalam jumpa pers kasus perampokan di Cilacap, Senin (3/4/2023). (Tangkap Layar YouTube Humas Polda Jateng)
Murianews, Semarang – Kasus perampokan bersenjata api (bersenpi) di toko sekaligus agen BRILink di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kedungreja, Cilacap ternyata sudah direncanakan dalam 10 hari. Hal itu membuat pelaku tak segan menembak pemilik toko dan warga yang berusaha menolong. Selain itu, perampokan yang dilakukan tiga orang tersebut juga mengambil DVR CCTV untuk menghapus rekam jejak perampokan. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Achmad Lutfi menyampaikan, bahwa aksi perampokan di Kedungreja Cilacap itu direcanakan di rumah saudara salah satu pelaku bernama Sugiyono, bahkan jarak rumahnya dekat dengan rumah korban. Baca: Rampok Bersenpi di Cilacap Gasak Rp 100 Juta dari Korban ”Pelaku, mereka tidak acak, perencanaan perampokan atau perampasan ini dilakukan 10 hari sebelumnya, Sugiyono dengan TKP dekat, di rumah bibinya dia sudah menggambar dengan Buang, mereka gambar saat 10 hari sebelum pelaksaanan,” ujar Kapolda dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di YouTube Humas Polda Jateng, Senin (3/4/2023). Kapolda mengatakan, bahwa dua dari tiga pelaku ini merupakan residivis kambuhan, sedangkan untuk satu pelaku bernama Buang sebagai spesialis gambar perencanaan perampokan. ”Mereka merupakan pelaku kambuhan, Sugiyono dari Lapas Bekasi, Iwang juga namun khusus Buang adalah tukang gambar, sebelumnya tidak pernah melakukan action, dan kemarin dia ikut action,” terangnya. Baca: Melawan, Tiga Rampok Bersenpi di Cilacap Ditembak Dalam kasus ini, polisi menyita empat pucuk senjata api diduga jenis revolver rakitan, 27 amunisi yang terdiri 21 kaliber 38 dan 6 amunisi kaliber 9 Milimeter, dan sejumlah proyektil termasuk dua proyektil di tubuh korban, kemudian satu jaket, sepasang sepatu dan uang Rp2,5 juta. Sementara itu, dari keterangan Buang salah satu pelaku saat gelar perkara menyebut, bahwa awal mulanya aksi perampokan ini direncanakan setelah mengetahui bahwa warung korban biasa menyediakan uang dalam jumlah banyak. ”Saya bareng sama Sugiyono mampir ke rumah Bibinya, di rumah bibinya Sugiyono tanya, saya mau ambil uang 1 juta apa 5 juta ada nggak disana bi, bibinya jawab apalagi 5 juta 100 juta apa 200 juta juga suka diadain,” ujar Buang. Baca: Polda Tangkap Tiga Rampok Bersenpi di Cilacap di Dua Tempat Dari situ, akhirnya ia bersama dua orang pelaku lain langsung menyusun perampokan. Mereka bahkan tak segan melukai korban dengan senjata api. Saat ini ketiganya sudah diamankan petugas di dua lokasi berbeda, yakni di Pandeglang Banten, dan Ogan Komering Ulu (OKU) Palembang, Sumetera Selatan.

Baca Juga

Komentar