Senin, 4 Maret 2024

2 Pelajar SMP Kendal Meninggal Tertabrak Kereta saat Terobos Palang Pintu

Supriyadi
Sabtu, 29 April 2023 21:24:26
Ilustrasi tertemper kereta. (Murianews)
Murianews, Kendal – Dua pelajar SMP di Kendal berinisial N (16) dan RNR (15) meninggal saat nekat menerobos palang pintu kereta api di Desa Nawangsari, Kecamatan Weleri, Kendal, Sabtu (29/4/2023). Keduanya meninggal usai tertabrak KA Agro Sindoro relasi Tawang-Gambir. Kasatlantas Polres Kendal AKP Rizky Widyo Pratomo mengatakan, kedua pelajar tersebut meninggal di tempat kejadian setelah terseret KA Agro Dindoro hingga puluhan meter ”Pelajar SMP kelas delapan (RNR) dan sembilan (N). Korban saat kejadian sedang berboncengan dan menerabas palang yang sudah tertutup lebih dari satu menit,” ungkap AKP Rizky seperti dikutip Solopos.com. Saat kejadian, lanjutnya, keduanya diperkirakan mengoyak waktu masuk sekolah. Hal ini diketahui dari waktu kejadian yang sudah menunjukkan pukul 06.45 WIB atau 15 menit sebelum jam masuk sekolah. Baca: Setubuhi Pacar Hingga Hamil, Pelajar SMK di Wonogiri Dilaporkan Polisi ”Kemungkinan karena mengoyak waktu ya. Karena waktu kejadian sudah pukul 06.45,” terangnya. Atas kejadian tersebut, pihaknya pun mengimbau bagi masyarakat yang melintas di perlintasan sebidang untuk selalu waspada dan menaati rambu lalu lintas yang ada. Yakni dengan memastikan kanan dan kiri, serta tidak menerabas palang perlintasan bila sekiranya telah tertutup. ”Tetap patuhi kententuan, karena palang dibuat oleh petugas untuk mengamankan kereta saat melintas dengan aman. Kita harap kesadaran pengguna jalan tingi, dengan tidak menerabas palang kereta,” pintanya. Sementara itu, Manager Humas KAI Daops IV Semarang, Ixfan Hendri Wintoko, menyayangkan adanya kejadian di Desa Nawangsari Weleri tersebut. Sebab, selain mengganggu dan merugikan keselamatan perjalanan kereta api, peristiwa ini juga merugikan keselamatan pengguna jalan raya. ”Pada saat evakuasi, lokomotif pada KA Argo Sindoro yang mengalami kerusakan diganti dengan lokomotif pengganti di Stasiun Weleri,” beber Ixfan. Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI juga telah memberikan service recovery kepada para pelanggan KA 11A Argo Sindoro. Kemudian, pihaknya juga mengaku bakal menuntut ganti rugi atas kerusakan lokomotif dan keterlambatan perjalanan KA kepada pengendara sepeda motor. ”KA Argo Sindoro mengalami keterlambatan sebanyak 119 menit dan diberangkatkan kembali dari Stasiun Weleri pukul 08.45 WIB setelah selesai dilakukan penggantian lokomotif. KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan Kereta Api Argo Sindoro atas keterlambatan yang terjadi,” tutupnya.

Baca Juga

Komentar