Jumat, 23 Februari 2024

Ribuan Rokok Ilegal Diamankan di Klaten Berasal dari Jepara, Belinya Rp 6.500 per Bungkus

Supriyadi
Rabu, 17 Mei 2023 12:08:50
Petugas gabungan menyita rokok ilegal dari seorang penjual di Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Selasa (16/5/2023). (Istimewa/Satpol PP dan Damkar Klaten)
Murianews, Klaten – Ribuan rokok ilegal yang diamankan tim gabungan di Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ternyata berasal dari Jepara. Tak tanggung-tanggung, harga belinya hanya Rp 6.500 dan dijual kembali oleh pelaku dengan harga Rp 10.000 per bungkus. ”Jadi dari keterangan pelaku yang kita amankan, rokok illegal tanpa cukai itu didatangkan dari Jepara. Pelaku membeli rokok itu seharga Rp 6.500 per bungkus dan dijual lagi Rp 10.000,” kata Subkoordinator Bidang Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Klaten Sulamto seperti dikutip Solopos.com. Ia pun menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan warga.  Dari laporan tersebut, pihaknya bersama tim gabungan dari Kantor Bea Cukai Solo, Bagian Perekonomian Setda Klaten, Satpol PP dan Damkar Klaten, dan Kodim 0723/Klaten melakukan operasi di Kecamatan Cawas dan Bayat. Baca: Penjual Rokok Ilegal di Klaten Diamankan Petugas, 1.920 Batang Rokok Diamankan ”Dari dua wilayah itu, petugas mendapati seorang penjual rokok ilegal berinisial KH, 40, warga Desa Bawak, Kecamatan Cawas,” ungkapnya. Sulamto menjelaskan penjual merupakan seorang peternak burung murai. Hanya, belakangan dia juga berjualan rokok ilegal. ”Jadi bukan toko kelontong. Sekilas tidak terlihat dia menjual rokok ilegal karena beternak burung murai. Setelah kami lakukan pengecekan, ternyata didapati barang bukti rokok ilegal,” terangnya. Oleh petugas kantor Bea dan Cukai Solo, rokok ilegal yang ditemukan kemudian disita menjadi barang milik negara. Tak hanya itu, penjual diberikan sanksi administrasi sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Sesuai aturan, siapapun yang menjual rokok tanpa pitai cukai alias rokok ilegal bisa dipidana satu hingga lima tahun penjara atau denda tiga kali nilai cukai yang semestinya dibayarkan. ”Yang bersangkutan kemudian memilih membayar denda dengan setiap batang terkena cukai Rp 669 dikalikan jumlah rokok 1.920 batang dan dikalikan tiga sehingga total sanksi administrasi denda sekitar Rp 3,8 juta. Denda langsung ditransfer ke rekening Bea Cukai,” tambahnya.

Baca Juga

Komentar