Rabu, 28 Februari 2024

Diduga Kelelahan, Mahasiswi Undip Meninggal di Gunung Lawu

Supriyadi
Senin, 26 Juni 2023 08:02:12
Dua pendaki Gunung Lawu dievakuasi tim SAR usai dilaporkan mengalami hipotermia. (Tim SAR)
Murianews, Karanganyar – Seorang mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meninggal dunia di Gunung Lawu, Minggu (25/6/2023). Diduga, mahasiswi bernama Anindita Syafa Nabila Rizki (20) itu kelelahan dan mengalami hipotermia. Komandan Markas SAR Karanganyar, Arif Sukro Yunianto mengatakan, mahasiswi pendaki tersebut ditemukan meninggal di Pos 4 atau di Gupakan Menjangan. ”Awalnya pos pendakian Lawu via Candi Cetho mendapat info dari porter bahwa ada pendaki perempuan yang tidak sadarkan diri. Langsung kita cek ke atas,” katanya seperti dikutip Detik.com. Baca: 2 Hari Dicari, Pendaki Hilang di Gunung Lawu Belum Ketemu Ia menyebutkan, pendaki tersebut rombongan dari Semarang. Minggu (25/6/2023) sekitar pukul 12.06 WIB pos pendakian mendapat laporan ada pendaki tak sadarkan diri di Gupakan Menjangan dengan mulut berbusa. ”Jadi saat ditemukan kondisi mulut berbusa dan denyut jantung tidak ada,” jelasnya. Selanjutnya sekitar pukul 13.30, korban dipastikan tidak tertolong atau meninggal dunia. Tim SAR pun langsung melakukan evakuasi korban untuk bisa dibawa turun. ”Jenazah korban berhasil dievakuasi tim SAR gabungan Minggu malam itu juga. Korban berhasil dievakuasi dan dibawa turun sekitar pukul 18.11 WIB langsung dibawa ke Puskesmas Jenawi,” ungkapnya. Baca: Diduga Hipotermia, Mahasiswa Unsoed Meninggal di Gunung Slamet Arif menambahkan, korban sebelumnya mendaki rombongan 17 orang dari Undip Semarang. Usai kejadian rombongan korban masih berada di posko induk pendakian. ”Iya benar bersama rombongan (mendaki) sekitar 17 orang. Tadi rombongan berada di posko induk pendakian,” ujarnya. Dari hasil pemeriksaan medis, Arif menegaskan tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Saat ini jenazah korban sudah diberikan ke keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga

Komentar