Senin, 4 Maret 2024

Sempat Kabur, Siswa Pembacok Guru di Demak Ditangkap

Supriyadi
Selasa, 26 September 2023 11:43:00
Ilustrasi Borgol. (Freepik)

Murianews, Demak – Seorang siswa terduga pelaku pembacok guru madrasah aliyah di Kecamatan Kebunagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah berhasil ditangkap Polres Demak.

Terduga pelaku yang masih di bawah umur itu sempat kabur setelah membacok sang guru saat ujian, Senin (25/9/2023) kemarin.

Kasi Humas Polres Demak AKP Tri Yulianto membenarkan penangkapan terduga pelaku tersebut. Saat ini pelaku masih dimintai keterangan unit PPA terkait motif dan kronologi pembacokan tersebut.

”Pelaku (siswa pembacok guru MA) sudah ditangkap,” katanya seperti dikutip Detik.com.

Meski begitu, pihaknya belum memberikan penjelasan terkait penangkapan tersebut. Pihaknya pun berjanji akan memberikan keterangan lengkap pukul 13.00 WIB siang ini dalam press reales.

Press release-nya jam 13.00 WIB,” ungkapnya singkat.

Sebelumnya, seorang siswa di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), nekat membacok gurunya pada saat ujian tengah semester berlangsung. Pembacokan itu dilakukan dengan menggunakan celurit.

Korban dalam peristiwa ini adalah seorang guru yang bernama Ali Fathur Rohman, yang mengalami luka berat akibat serangan tersebut.  Ali pun langsung dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Kebonagung AKP Suwondo menjelaskan, kejadian itu bermula ketika Ali Fatkhur sedang membagikan soal ulangan tengah semester di Kelas II IPS. Tiba-tiba, pelaku datang ke ruangan dan mengeluarkan sabit.

”Siswa tersebut (pelaku) ke ruangan, mengucapkan salam terus mengeluarkan sabit dari belakang pinggangnya kemudian mengarahkan sabit tersebut ke arah korban,” terangnya dalam keterangan tertulis.

Suwondo melanjutkan, sabit tersebut mengenai leher sebelah kanan korban dan lengan sebelah kiri. Pelaku kemudian lari dengan motor keluar sekolah menuju jalan raya Semarang - Purwodadi.

”Luka di leher bagian kanan dan lengan kiri. Sempat dirawat di RS Getas Pendowo Gubug, kemudian dirujuk ke RS Kariadi Semarang,” imbuhnya.

Komentar