Jumat, 1 Maret 2024

Damkar Butuh 4 Hari Pemadaman Kebakaran TPA Jatibarang, Asal...

Supriyadi
Sabtu, 7 Oktober 2023 20:58:00
Proses pendinginan lokasi bekas kebakaran TPA Jatibarang membutuhkan waktu setidaknya satu minggu. (jatengprov.go.id)

Murianews, Semarang – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang memperkirakan kebakaran TPA Jatibarang baru bisa dipadamkan hingga empat hari ke depan. Hal itupun dengan catatan, tidak ada lagi titik api yang muncul di zona aktif TPA.

Hingga saat ini pihak Damkar masih melokalisir titik api. Apalagi, titik api kembali muncul beruntun di hari Kamis (5/10/2023) dan Jumat (6/10/2023). Di hari Kamis titik api berhasil dipadamkan. Sementara di hari Jumat api masih belum padam karena berada di zona aktif.

Plt Kabid Operasional dan Penyelamatan pada Dinas Damkar Semarang, Tantri Pradono mengatakan masih ada titik api di zona aktif TPA Jatibarang yang terbakar sejak Jumat (6/10/2023). Dia menyebut pemadaman terus dilakukan tanpa henti.

”Kalau untuk menuntaskan pemadaman ini ya butuh waktu paling tidak, kalau seperti ini terus, ya tiga sampai empat hari,” katanya seperti dikutip Detik.com, Sabtu (7/10/2023).

Saat ini, beragam cara dilakukan Pemkot Semarang untuk melakukan pemadaman. Salah satunya dengan menghubungi BNPB untuk meminta bantuan water bombing dengan helikopter.

”Kabar yang kami terima Ibu Wali Kota mau mendatangkan water bombing pakai helicopter dengan kerjasama bersama BNPB. Tapi datangnya kapan kita belum dapat informasi,” terangnya.

Di sisi lain, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membenarkan bahwa pihaknya telah menyampaikan permintaan bantuan pemadaman kebakaran di TPA Jatibarang menggunakan metode water bombing.

Namun, Ita menjelaskan, saat ini helikopter untuk sarana water bombing masih berfokus mengatasi kebakaran hutan di Gunung Lawu.

”Saya berusaha mendatangkan dari BNPB terkait fasilitas water bombing. Saya koordinasi Kepala BPBD Provinsi, disampaikan (water bombing) masih di Lawu, Kalimantan Tengah, dan mungkin daerah lainnya,” tandasnya

 

Komentar