Senin, 4 Maret 2024

Jateng Dukung Transisi Kendaraan BBM ke Listrik

Supriyadi
Minggu, 3 Desember 2023 15:10:00
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana (kanan) saat melihat transisi kendaraan BBM menjadi kendaraan listrik. (Murianews/Pemprov Jateng)

Murianews, Solo – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus menggenjot sosialisasi penggunaan kendaraan listrik di Jateng. Salah satunya dengan mendukung transisi motor berbahan bakar minyak menjadi listrik.

Pernyataan tersebut diungkapkan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana pada Kegiatan Festival Motor Listrik 2023 di Kota Surakarta, Minggu (3/12/2023).

Menurutnya, perpindahan kendaraan BBM ke listrik tersebut dinilai sangat ramah lingkungan. Khususnya dalam menurukan emisi karbon dioksida dan mewujudkan green energy.

”Kita berkomitmen menurunkan emisi kendaraan. Dan kita menyadari pentingnya kendaraan yang ramah lingkungan,” katanya.

Untuk itu, pihaknya akan memfasilitasi tumbuhnya konversi motor BBM ke listrik yang tersertifikasi sekaligus melaksanakan uji tipe, serta mendorong pertumbuhan after sales services di seluruh wilayah Jawa Tengah.

”Di samping itu, kami juga akan menyiapkan tenaga terampil/terlatih melalui pendayagunaan sekolah vokasi dan SMK,” terangnya.

Diakui Nana, transisi penggunaan kendaraan BBM ke listrik, masih menghadapi sejumlah tantangan. Seperti biaya konversi yang masih dianggap mahal oleh masyarakat,  titik-titik stasiun charging kendaraan, dan ketersediaan bengkel konversi yang tersertifikasi.

”Karena itu, untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik perlu digenjot sosialisasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Raja Mangkunegara, X Bhre Sudjiwo menyampaikan menambahakn, sosialisasi memang masih perlu digencarkan.

Ia mencontohkan, sebelumnya ia tidak mengetahui ada program dari Kementerian ESDM untuk mengkonversi kendaraan motor BBM ke listrik. Maka ketika mengetahuinya, dirinya pun bersedia mengkonversi motor BBM nya ke listrik.

”Sesuatu yang baru juga untuk saya sebetulnya. Tapi ternyata ini program yang sudah diinisiasi dari Kementerian ESDM dalam waktu yang cukup lama, dan ada subsidinya juga ternyata,” ujar Gusti Bhre.

Komentar