Senin, 4 Maret 2024

Baru 3.500 Pengguna, Jateng Genjot Sosialisasi Kendaraan Listrik

Supriyadi
Minggu, 3 Desember 2023 18:50:00
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana pada Kegiatan Festival Motor Listrik 2023 di Kota Surakarta, Minggu (3/12/2023).

Murianews, Solo – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) bakal menggenjot sosialisasi kendaraan listrik kepada masyarakat Jateng. Hal ini lantaran populasi pengguna kendaraan listrik di Jateng baru mencapai 3.500 unit.

Dari jumlah tersebut, pengguna motor listrik masih mendominasi yakni mencapai 2.932 unit. Sedangkan sisanya 568 unit merupakan pengguna mobil listrik.

”Meski masih sedikit, tapi ini menunjukkan bahwa masyarakat kita sudah mulai sadar. Ke depan penggunaan kendaraan listrik akan semakin tinggi,” kata Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana pada Kegiatan Festival Motor Listrik 2023 di Kota Surakarta, Minggu (3/12/2023).

Nana menjelaskan, untuk menunjang animo masyarakat, pihaknya pun sudah melakukan sejumlah komitmen untuk mendorong pertumbuhan motor listrik di Jateng. Salah satunya adalah mendorong industri mesin kendaraan listrik dan baterai di Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industri Kendal. 

”Selain itu, kami juga akan memfasilitasi tumbuhnya konversi motor BBM ke listrik yang tersertifikasi sekaligus melaksanakan uji tipe, serta mendorong pertumbuhan after sales services di seluruh wilayah Jawa Tengah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga berjanji akan menyiapkan tenaga terampil atau terlatih melalui pendayagunaan sekolah vokasi dan SMK. Apalagi, transisi penggunaan kendaraan BBM ke listrik, masih menghadapi sejumlah tantangan.

”Kendalanya memang ada. Salah satunya biaya konversi yang masih dianggap mahal, titik-titik stasiun charging kendaraan, dan ketersediaan bengkel konversi yang tersertifikasi. Itu PR kita,” tegasnya

Oleh karena itu, untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik perlu digenjot sosialisasi kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui semua kelebihan kendaraan listrik.

”Tujuan akhirnya masyarakat bisa beralih ke kendaraan listrik,” imbuhnya.

Komentar