Jumat, 1 Maret 2024

Jadi Korban Penganiayaan, Ketua PPS Wonokerto Demak Ditabrak dan Dipukul

Zulkifli Fahmi
Senin, 15 Mei 2023 15:00:06
Ilustrasi penganiayaan. (Murianews)
Murianews, Demak – Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Wonokerto, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Arifin menjadi korban penganiayaan. Diketahui korban ditabrak dan dipukul seseorang. KPU Provinsi Jawa Tengah pun mengecam tindak kekerasan yang dialami Ketua PPS Wonokerto. Pihaknya pun menegaskan bakal membawa kasus itu ke Polda Jawa Tengah. Melansir Detik.com, Senin (15/5/2023), peristiwa penganiayaan itu terjadi, Senin (8/5/2023) malam. Saat itu, korban sedang melakukan komunikasi klarifikasi pada tahapan rapat pleno Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) desa setempat. Baca: Kasus Penganiayaan Ketua PPS Wonokerto Demak Bakal Bawa ke Polda Setelah itu, korban tiba-tiba ditabrak menggunakan motor saat bersih-bersih halaman depan dan kemudian dipukul. Diduga peristiwa itu dipicu dari proses DPSHP yang dilakukannya. ’’Mungkin kesalahpahaman di situ yang kemudian menjadi salah satu pemicu terjadinya proses itu,’’ kata Ketua KPU Demak Bambang Setya Budi. Usai kejadian itu, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Demak. Arifin pun sempat dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak. ’’Korban sudah melaporkan ke Polres Demak, saat ini sedang dalam proses kepolisian. Karena berkaitan dengan Pemilu kami melaporkan, secara hierarkis kami melapor kepada KPU Jawa Tengah terkait kronologi kejadian dinamika proses kejadian ini,’’ imbuhnya. Kapolres Demak AKBP M Purbaja mengatakan pihaknya telah menerima laporan kasus penganiayaan tersebut. Ia membenarkan bahwa korban adalah petugas PPS. Baca: Makam Korban Penganiayaan Suami di Pati Dibongkar untuk Autopsi ’’Saat ini sudah ditangani Satreskrim. Ini sedang berproses dengan pemeriksaan saksi kemudian ke TKP. Kurang lebihnya minta visum ke RSUD. Penganiayaan, ditabrak kemudian dipukul,’’ sambungnya. Sejumlah saksi pun telah diperiksa. Dalam laporan, ada satu orang terlapor dengan inisial S. Terkait sampai terjadi penganiayaan, polisi masih mendalaminya. ’’Kenapa sampai terjadi penganiayaan tersebut masih kita dalami. Masih kami dalami apakah penganiayaan ringan atau berat masih kita dalami. Terlapor satu orang,’’ pungkasnya.

Baca Juga

Komentar