Selasa, 28 November 2023

Tinjau Kebakaran di TPA Jatibarang, Mbak Ita Bilang Begini

Zulkifli Fahmi
Senin, 18 September 2023 18:39:00
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita mendatangi langsung lokasi kebakaran di TPA Jatibarang, Senin (18/9/2023). (Murianews/Istimewa)

Murianews, Semarang – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita mendatangi langsung lokasi kebakaran di TPA Jatibarang, Senin (18/9/2023) sore ini.

Dalam tinjauannya itu, ia dilapori penyebab kebakaran yang melalap habis sekitar 1 hektare TPA Jatibarang. Ia menyebut, lokasi titik api tak dijamah manusia karena digembok, namun ada semak belukar yang kering dan rentan terbakar.

Mendapati laporan tersebut, Mbak Ita meminta lahan-lahan dengan semak belukar kering seperti itu untuk dibersihkan. Tujuannya agar tak terjadi kebakaran.

”Saya sudah seringkali bilang ya tolong kalau ada seperti itu dibersihkan sehingga tidak terjadi gesekan-gesekan terus akhirnya terjadi sebelah sana ya zona 1 itu kebakaran, kemudian karena ada angin ini meluas ke sebelah sini ya zona eks-Narpati,” katanya dikutip dari Detik.com.

Adapun lokasi yang terbakar yakni daerah pasif di TPA Jatibarang dan merembet ke area bekas pabrik pupuk PT Narpati yang kini jadi timbunan sampah.

”Alhamdulillah di zona 1 itu sudah mulai pendinginan tapi memang masih keluar api karena mungkin di bawah-bawahnya masih ada mungkin api-api yang kecil,” jelasnya.

Untuk menangani Kebakaran di TPA Jatibarang, Mbak Ita telah meminta bantuan petugas pemadam kebakaran dari wilayah tetangga. Ia juga meminta bantuan dari pihak swasta termasuk dari Bandara Ahmad Yani.

”Saya sudah kontak langsung ke Bupati Semarang diberi dua kemudian KIW, Kawasan Industri Wijaya Kusuma ada satu saya pinjam, bandara masih dicek karena bandara ini kan biasanya pakai foam, saya minta pinjam satu atau dua,” tambahnya.

Ita mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kebakaran terutama di lahan kosong. Menurutnya, banyak kejadian kebakaran yang dipicu terbakarnya semak belukar atau ilalang.

”Kemarau ini masih panjang, diramalkan sampai sekitar Februari. Kita jangan lengah, karena sekali lagi semak-semak ini banyak terjadi penyebab kebakaran kayak di Sigarbencah, di sini juga kemarin sempat kebakaran tapi bisa dilokalisir,” pungkasnya.

Komentar