Senin, 4 Maret 2024

Laga PSIS Vs PSS Ricuh, 13 Orang Diperiksa

Zulkifli Fahmi
Senin, 4 Desember 2023 13:35:00
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Satake Bayu. (Instagram/@satakebayu)

Murianews, Semarang – Buntut kericuhan suporter dalam laga PSIS Vs PSS, sebanyak 13 orang diperiksa. 13 orang yang diperiksa masih berstatus saksi.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Satake Bayu mengatakan, dalam kericuhan itu sedikitnya lima bus pengangkut suporter dan satu mobil warga rusak akibat dilempari batu.

”Langkah-langkah yang sudah dilakukan Polresta Semarang telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kurang lebih ada 13 saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan,” kata Satake dikutip dari Detik.com, Senin (4/12/2023).

Selain bus dilempari batu, dompet kernet dan sopir bus juga dirampas dompetnya. ”Kernet bus salah satu kendaraan tersebut diambil dompetnya yang isi uang Rp 1 juta dan ada satu sopirnya juga diambil juga,” jelasnya.

Satake menyatakan dalam insiden itu belum ada korban yang membuat laporan polisi. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan penyelidikan dan mencari para pelaku.

”Untuk para pelaku atau yang melakukan pelemparan masih dilakukan penyelidikan. Sementara memang belum (ada laporan) tapi setidaknya dengan informasi ini kita berupaya melakukan pemeriksaan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, kericuhan bermula setelah laga PSIS Vs PSS di Jatidiri Semarang selesai. Saat itu, lima bus datang menjemput suporter PSS Sleman untuk pulang.

Tiba-tiba, bus-bus itu dihentikan oleh puluhan orang di Jalan Sisimangaraja. Mereka juga melakukan pelemparan batu ke arah bus tersebut.

”Di Jalan Sisimangaraja mereka dihentikan. Ada 30 orang pengendara sepeda motor kemudian melakukan pelemparan pada bus tersebut akibatnya ada lima bus yang mengalami pecah kaca dan satu kendaraan yang kebetulan berada di sana akhirnya pecah juga kacanya,” ungkapnya.

Komentar