Senin, 4 Maret 2024

Resmikan Pasar Gedhe Klaten, Puan: Ini Sudah Ditunggu-tunggu

Zulkifli Fahmi
Senin, 4 Desember 2023 15:07:00
Pasar Gedhe Klaten (Diskomjnfo Jateng)

Murianews, Klaten – Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, Senin (4/12/2023). Pasar Tipe A di Jalan HOS Cokroaminoto, Klaten itu dibangun pemerintah pusat.

Puan tiba di Pasar Gedeh, sekitar pukul 10.00 WIB. Rombongannya disambut Bupati Klaten Sri Mulyani dan forkopimda. Begitu tiba, Puan dan rombongan langsung ke lokasi acara di depan pintu masuk pasar.

Dalam sambutannya, Puan mengatakan, peresmian Pasar Gedhe sudah ditunggu-tunggu warga Klaten. Ia mengungkapkan, Agustus lalu, Bupati Klaten sudah menanyakan terkait peresemiannya.

”Peresmian ini sudah ditunggu-tunggu warga Klaten. Bulan Agustus beberapa kali Ibu Bupati menyampaikan kepada saya sudah siap, para pedagang dan warga, masyarakat Klaten ini sudah menunggu-nunggu kapan diresmikan,” kata Puan dikutip dari Detik.com, Senin (4/12/2023).

Puan mengungkapkan setelah mendapatkan kabar kesiapan itu, ia kemudian berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi sendiri juga menyampakan kapan pasar itu bisa diresmikan.

Puan kemudian menemui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, hingga akhirnya muncul jadwal peresmian Pasar Gedhe. Mulanya, rencananya Pasar Gedhe diresmikan Jokowi. Namun, Jokowi justru mempersilakan Puan selaku Ketua DPR RI untuk meresmikannya.

Alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kementerian PUPR, hari ini saya yang meresmikan Pasar Gedhe yang ada di Kabupaten Klaten,” kata Puan.

Puan kemudian menjelaskan, pasar selalu dianggap menjadi tolok ukur ekonomi masyarakat. Ekonomi suatu daerah itu baik kalau pasarnya itu ramai.

”Ekonomi suatu daerah itu baik kalau pasarnya itu ramai, masyarakatnya datang ke pasar. Karena itu sangat penting sekali untuk difasilitasi, pemerintah daerah dan pemerintah pusat memfasilitasi agar pasar setiap wilayah itu bisa nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan, Pasar Gedhe mulai dibangun 2021 lalu dan selesai 2023 ini. Dalam pembangunannya, pemerintah menganggarkan sekitar Rp 93 miliar.

Alhamdulillah proses tahapan telah dilalui hingga Pasar Gedhe Klaten menjadi kebanggaan wong Klaten. Pembangunan pasar ini menjadi bukti komitmen pemerintah menjaga keberadaan pasar tradisional,” kata Sri Mulyani.

Pasar ini terbagi menjadi empat zona, yakni Zona A dengan 340 kios dan 466 los, Zona B dengan 46 kios dan 152 los, Zona C dengan 54 kios, serta Zona D dengan 28 kios. Pasar Gedhe Klaten mampu menampung 1.000 pedagang dan pedagang oprokan sejumlah 400 pedagang.

Komentar