Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dan DPRD Jateng secara resmi telah menandatangani Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto, menjelaskan fokus utama anggaran untuk tahun mendatang masih selaras dengan visi Gubernur, yaitu menjadikan Jawa Tengah sebagai Lumbung Pangan Nasional.

”Prioritas anggaran ini masih mengacu pada tema daripada visi-misi Gubernur, yakni Jawa Tengah menjadi Lumbung Pangan Nasional,” ujar Sumanto usai rapat paripurna di Gedung Berlian, Kota Semarang, Kamis, (20/11/2025)

Namun, Sumanto mengungkapkan jika total anggaran yang disetujui mengalami penurunan signifikan akibat adanya pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.

”Anggaran ini jumlahnya turun sekitar Rp 1,52 triliun dari tahun sebelumnya. Kalau kemarin Rp24,48 triliun, sekarang menjadi Rp22,16 triliun,” jelasnya.

Dampak dari pemangkasan dana transfer ini berimbas pada keseluruhan sektor, termasuk sektor prioritas. Sumanto tidak menampik bahwa ada sektor yang anggarannya belum maksimal.

Meskipun demikian, ia secara khusus meminta agar sektor pertanian dan peternakan yang menjadi tulang punggung visi Lumbung Pangan Nasional dapat dimaksimalkan penggunaannya.

Cari pembiayaan... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler