Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – DPRD Provinsi Jawa Tengah mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk memprioritaskan anggaran antisipasi dan penanggulangan bencana pada tahun anggaran 2027.

Ketua DPRD Jateng Sumanto, menekankan pentingnya persiapan matang sejak dini agar dampak bencana di masa depan dapat diminimalisasi, baik secara materiil maupun korban jiwa.

Hal tersebut Ia sampaikan dalam pembukaan Musrenbang dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Jateng 2027 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat (6/2/2026).

Sumanto menyoroti beberapa titik krusial, termasuk bencana tanah bergerak yang saat ini melanda wilayah Tegal.

”Ini menjadi catatan kita untuk memprioritaskan rancangan anggaran tahun 2027. Wilayah seperti Tegal yang sekarang banyak bencana butuh penanganan krusial,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga menyarankan agar pemerintah daerah yang memiliki topografi pegunungan dan lembah mulai memasukkan agenda reboisasi sebagai langkah jangka panjang.

”Lebih baik mencegah daripada mengobati. Reboisasi harus dipersiapkan agar hal-hal yang tidak kita inginkan bisa dihindari,” tambahnya.

Pemprov Jateng mencatat setidaknya terjadi 45 kejadian bencana di wilayahnya pada 1-25 Januari 2025.

Jumlah warga terdampak... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler