Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pekalongan – Seorang perangkat Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, ditemukan meninggal di area persawahan belakang SDN 1 Kalipancur, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 07.21 WIB.

Korban diketahui bernama Rosyanto (57), yang menjabat sebagai Staf Kasi Pemerintahan Pemerintah Desa Kalipancur.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam posisi terlentang dengan kedua kaki menekuk, sementara bagian kepala dan wajahnya terbenam di dalam lumpur sawah.

Kepala Desa Kalipancur, Muhroji, mengonfirmasi identitas jasad tersebut usai tim Inafis Polres Pekalongan melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

Menurutnya, korban masih bekerja seperti biasa di kantor desa pada Senin (27/7/2026) siang dan dikenal tidak memiliki riwayat musuh.

Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Fauzi Surya Chandra, menjelaskan korban diduga berada di persawahan tersebut sejak Senin sore untuk menjaga budidaya atau perangkap belut miliknya.

Saat olah TKP, polisi menemukan barang bukti mencurigakan berupa batu dan gagang celurit tanpa bilah.

Evakuasi dan visum... 

”Di lokasi ditemukan gagang celurit yang bilahnya belum ditemukan, serta sebuah batu. Temuan ini masih kami dalami apakah berkaitan langsung dengan kematian korban atau tidak,” ujar Fauzi, Selasa (28/7/2026).

Saat ini, jenazah Rosyanto telah dievakuasi ke RSUD Kraton Pekalongan untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematiannya, termasuk mengidentifikasi potensi luka yang tertutup lumpur.

Polisi masih melakukan penyelidikan intensif guna mendalami dugaan adanya unsur tindak pidana.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler