Ketua DPRD Jateng Ajak Warga Berjo Karanganyar Merawat Bumi
Anggara Jiwandhana
Selasa, 28 Juli 2026 15:21:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Alam telah memberikan begitu banyak manfaat kepada kita. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk merawatnya. Pohon-pohon yang kita tanam hari ini mungkin belum memberi manfaat secara langsung, tetapi kelak akan menjadi penopang kehidupan anak cucu kita. Menjaga sungai berarti menjaga sumber kehidupan,” ujar Sumanto, belum lama ini.
Desa Berjo selama ini menjadi salah satu wilayah dengan bentang alam yang memikat. Hamparan sawah yang hijau berpadu dengan udara pegunungan yang segar serta melimpahnya sumber air. Menjadikan desa ini memiliki daya tarik tersendiri.
Tak hanya menjadi tujuan wisata, Desa Berjo juga tumbuh sebagai kawasan pertanian yang produktif berkat ketersediaan air yang terus mengalir sepanjang tahun.
Melimpahnya sumber air tersebut bukan hanya menghidupi masyarakat, tetapi juga menjadi penyuplai bagi berbagai wilayah di bagian bawah. Karena itu, kelestarian kawasan hulu menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Rusaknya vegetasi di sekitar sungai bukan hanya mengancam keberlangsungan mata air, tetapi juga berpotensi memicu bencana ekologis yang dampaknya dirasakan masyarakat luas.
Menurut Sumanto, gerakan Jogo Kali Merawat Bumi menjadi upaya menjaga fungsi ekologis kawasan hulu.
Ia meyakini program sederhana tersebut memiliki manfaat jangka panjang. Pohon-pohon yang ditanam akan memperkuat daya serap tanah terhadap air hujan, menjaga cadangan air tanah tetap stabil, sekaligus mengurangi limpasan air yang selama ini menjadi salah satu penyebab erosi dan longsor.
”Tadi penanaman juga kita lakukan di tanah yang mulai terkikis dan terancam longsor. Ancaman longsor ini menjadi salah satu problem di wilayah perbukitan,” ujarnya.
Menjaga pohon dan sawah...
Baca Juga




Ratusan warga Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar berkumpul untuk melakukan penanaman pohon bersama Sumanto (Murianews/DPRD Jateng)