Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Rembang — Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen, menegaskan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB Jateng 2026) SMA, SMK, dan SLB Negeri di wilayahnya harus berlangsung secara terbuka dan bebas dari praktik titipan.

Pesan tersebut disampaikan Wagub Jateng seiring dimulainya tahapan penerimaan siswa baru untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Hari ini sudah dimulai pendaftaran penerimaan siswa-siswi (SPMB-red). Saya berharap keterbukaan dan transparansi benar-benar terwujud seperti yang sudah-sudah berjalan," kata Wagub Jateng Taj Yasin disela acara Wisuda SMK Al Anwar ke-6 dan MTs Sains Al Anwar ke-1 Islamic Boarding School di Sarang, Rembang, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, seluruh calon peserta didik harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi di SPMB Jateng 2026. Karena itu, tidak boleh ada perlakuan khusus yang mengabaikan mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan.

"Tidak ada yang namanya nitip siswa, tidak ada yang namanya nitip teman untuk bisa diterima di sekolahan. Semuanya sama dan tinggal bagaimana langkah-langkah yang sudah ditentukan pendaftaran itu dilalui," tegasnya.

Taj Yasin mengatakan, SPMB Jateng 2026 tidak semata-mata soal diterima atau tidak di sekolah tertentu. Yang lebih penting adalah memastikan setiap anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Karena itu, Pemprov Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas seluruh sekolah negeri agar masyarakat tidak hanya berfokus pada sejumlah sekolah yang dianggap favorit.

"Kita dorong bersama-sama agar sekolah itu benar-benar maju semua," ujarnya.

Orang Tua Mendampingi...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini