Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Sragen – Bencana banjir melanda sejumlah wilayah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Minggu (25/2/2024). Banjir terjadi menyusul hujan lebat dengan waktu lama yang mengguyur Sragen.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sragen Giyanto mengatakan, banjir disebabkan beberapa sungai kecil yang meluap. ”Curah hujan tinggi dan durasi agak lama ini menimbulkan luapan sungai kecil, jalanan dan permukiman. Yang terdampak saat ini yang masih assessment di Sidoharjo, dan Masaran, Ngrebet,” katanya dilansir dari detikJateng, Minggu (25/2/2024).

Dalam kejadian ini ada pengendara motor yang hanyut terbawa arus di Masaran, Sragen. Giyanto menyebut korban terseret arus banjir luapan sungai Kedungbulus, Masaran.

Dari informasi yang diperoleh, korban yang hanyut merupakan pengendara sepeda motor dua orang. Satu korban berhasil diselamatkan dan satu lagi terbawa arus.

Giyanto mengatakan, pencairan akan dilakukan oleh Basarnas. Dan saat ini masih dilakukan persiapan penerangannya.

”Iya nanti malam ada pencarian dari Basarnas ini proses jaringan penerangan belum. Mati lampu nggak, saya belum monitor di sungai nggak ada penerangan membutuhkan genset. Ini nanti teman-teman relawan akan mengambil di kantor BPBD,” jelasnya.

Dia menjelaskan, untuk wilayah lainnya yang terdampak banjir ada di sejumlah lokasi. Antara lain, di Desa Mojorejo, Karangmalang, Kali Bening Masaran, Karangdowo, Ngrampal.

Luapa air ada yang masuk rumah dengan ketinggian air 40 hingga 50 sentimeter. Ada juga pekarangan dan jalan yang hanya terdampak dengan ketinggian 15 sentimeter.

”Sungai yang meluap seperti sungai Garuda, Mungkung, Natan,” pungkasnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler