
Murianews, Temanggung – Harga cabai rawit merah pada tingkat petani di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, kembali merangkak naik. Saat ini, harga cabai tembus hingga Rp 80.000 per kilogram.
Petani di Kelurahan Manding, Temanggung Adi Ismanto mengatakan, sebelum Natal, harga cabai berkisar Rp 50.000. Kemudian naik menjelang tahun baru menjadi Rp 90.000.
”Dan sekarang, saya jual tadi malam itu di kisaran harga Rp 80.000 per kilogram,” katanya, Senin (13/1/2025), dilansir dari laman Pemkab Temanggung.
Ia mengatakan, kenaikan harga cabai ini dipicu berkurangnya produktifitas tanaman akibat pengaruh cuaca ekstrem. Di mana, hampir empat puluh persen tanaman terserang hama penyakit, seperti patek, busuk batang dan busuk buah.
Pihaknya sudah melakukan upaya pengobatan, maupun penyemprotan menggunakan obat-obatan pestisida.
”Namun belum maksimal, hanya mengurangi serangan hama penyakit itu agar tidak meluas. Karena jika dibiarkan akan menyerang seluruh tanaman,” katanya.
Dengan kondisi itu, dirinya memperkirakan harga cabai di tingkat petani akan terus naik.
”Kemungkinan harga cabai bisa naik lagi. Mungkin sampai seratus ribu per kilogramnya,” cetusnya.