Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Anggota Kube Mandiri Sejahtera, Sutijah menambahkan, saat ini ada sekitar 10 ibu-ibu yang terlibat dalam produksi tusuk sate.

”Ada sepuluh orang anggota Kube Mandiri Sejahtera. Untuk produksinya dilakukan seminggu dua kali. Biaya produksi lebih hemat sekarang, karena kami sudah ada PLTS,” ucapnya.

Anggota lainnya, Suparmi mengaku senang, karena produksi tusuk sate bisa dilakukan di satu tempat, setelah pemenuhan listrik tercukupi.

”Sekarang lebih mudah dan cepat. Dalam seminggu kami bisa menghasilkan lebih dari 100 ribu tusuk sate, dibanding dulu paling 25 ribu tusuk,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah Agus Sugiharto menyampaikan, bantuan PLTS tersebut seiring dengan semangat Gubernur Ahmad Luthfi Ngopeni Nglakoni Jateng, dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem.

”Jadi, pemerintah hadir bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini disalurkan untuk usaha mikro kecil dengan anggotanya masuk dalam DTKS,” ujarnya.

Dengan adanya bantuan tersebut, kata Agus, kelompok usaha dapat berkembang dan meningkat. ”Dengan demikian pengentasan kemiskinan ekstrem akan terwujud,” paparnya.

Agus mengungkapkan, pihaknya akan terus mengembangkan energi baru terbarukan untuk pemenuhan energi bagi masyarakat.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler