Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap seorang pendaki Gunung Slamet yang dilaporkan hilang pada 30 Desember 2025 lalu akhirnya membuahkan hasil.

Pada hari ke-16 atau Rabu (14/1/2026), korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) ditemukan sekitar pukul 10.49 WIB, di area sekitar Pos 9 pendakian di dasar lereng tak jauh dari batas vegetasi.

”Lokasi jatuhnya korban berada sisi selatan lereng di jalur turun menuju BC (basecamp) Gunung Malang. Yang berarti bukan jalur saat korban mendaki yakni via BC Dipajaya,” ungkap Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Budiono.

Meski sudah ditemukan, jelas Budiono, proses evakuasi sendiri tidak bisa langsung dilakukan saat penemuan jenazah pertama kali oleh tim SAR gabungan.

Faktor cuaca yang tidak bersahabat dan juga kabut tebal membuat tim SAR tidak bisa langsung mengevakuasi karena faktor keselamatan.

Evakuasi akhirnya bisa dilakukan pada kamis (15/1/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Dari kedalaman jurang 20 meter, Tim SAR gabungan bahu membahu membawa tubuh siswa kelas 12 SMAN 5 Magelang tersebut menuju BC Gunung Malang Purbalingga.

Beruntung cuaca cukup cerah sehingga tim diberikan kemudahan dalam melakukan evakuasi. Sehingga pada pukul 14.30 WIB jenazah korban tiba di BC Gunung Malang.

Alhamdulillah kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh sehingga mudah untuk dikenali. Untuk penyebab meninggalnya korban, dari pihak Rumah Sakit Goeteng Purbalingga yang akan merilisnya,” imbuh Budiono.

Apresiasi Seluruh Tim SAR Gabungan... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler