Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat melakukan penanganan darurat pascabanjir yang melanda wilayah Kecamatan Tugu dan Ngaliyan, Semarang, Jumat (15/5/2026) malam.
Seluruh jajaran dinas terkait telah diinstruksikan untuk turun langsung ke lapangan guna membantu warga terdampak.
Fokus utama diarahkan pada pembersihan material lumpur di jalur vital Silayur serta operasi pencarian terhadap Maryam (70), yang dilaporkan hanyut akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon di Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu.
Menurut Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah hulu Ungaran bagian timur serta wilayah lokal Ngaliyan memicu limpasan air yang tidak terbendung di aliran Sungai Silandak dan Sungai Plumbon.
Agustina menjelaskan bahwa penanganan fisik terhadap tanggul yang ambrol akan segera dilakukan mulai Sabtu pagi, dengan skema darurat.
”Meskipun Sungai Plumbon secara teknis berada di bawah kewenangan BBWS, Pemkot Semarang tidak akan tinggal diam dan segera mengambil langkah darurat,” katanya, dilansir dari Antara Jateng, Sabtu (16/5/2026).
Ia mengatakan pihaknya akan bersinergi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana untuk melakukan penguatan tanggul menggunakan ribuan sand bag (karung pasir), serta pemasangan trucuk bambu sebagai penahan sementara.
”Kita akan kerahkan personel untuk melakukan penambalan tanggul sementara agar warga merasa aman jika terjadi hujan susulan di wilayah hulu,” katanya.
Waspada Cuaca Ekstrem...
- 1
- 2



