Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Boyolali – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan dua sektor baru sebagai penggerak ekonomi 2027. Yakni, pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada pemerintah kabupaten/ kota yang memiliki destinasi wisata religi, agar melakukan penguatan branding (penjenamaan) agar semakin memikat pengunjung.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 wilayah Solo Raya, di Pendapa Kabupaten Boyolali, Selasa (2/6/2026).

”Wisata ramah muslim bisa dikembangkan lebih luas, tidak hanya situs sejarah terkait dengan makam. Ada keraton yang terkait dengan petilasan muslim. Kemudian di situ juga ada kasunanan. Tolong nanti di-branding,” kata Luthfi. 

Ditambahkan, sasaran pengembangan wisata ramah muslim, tidak hanya membidik wisatawan nusantara, tetapi juga mancanegara.

Wisatawan dari negara-negara rumpun Melayu maupun Timur Tengah juga perlu dibidik, agar berkunjung ke destinasi wisata yang ramah muslim di Jawa Tengah.

Karenanya, untuk menyambut pengembangan destinasi wisata itu, perlu disiapkan segala sesuatunya.

”Wisata ramah muslim itu bukan berarti masakannya saja yang halal. Di sana harus disiapkan tempat ibadah bagaimana, paket wisata bagaimana, dan lain sebagainya,” ucap Luthfi.

Penguatan Desa Wisata... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler