Tawuran Pelajar Hingga Tewaskan 1 Orang Ternyata Dipicu Saling Ejek di Medsos
Murianews
Sabtu, 2 Februari 2019 11:27:06
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari 30 pelajar tersebut, polisi menetapkan tiga orang di antaranya sebagai tersangka. Tiga orang ini yang diduga membacok korban menggunakan pedang.
Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, tiga tersangka itu yakni LR(18) warga Mertoyudan, IP (19) warga Kaliangkrik, dan NA (17) warga Grabag, Kabupaten Magelang. Mereka merupakan siswa SMK swasta di Kota Magelang.
“Mereka mengaku membacok korban menggunakan senjata tajam. Mereka membacok dan mengenai punggung korban beberapa kali,” katanya.
Ia menyebut, peran ketiga tersangka diketahui berdasarkan rekaman video, keterangan saksi di tempat kejadian perkara dan pengakuan tersangka yang melakukan pembacokan serta penusukan terhadap korban yang menyebabkan meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan juga diketahui penyebab tawuran itu akibat saling ejek di media sosial. Kemudian para pelajar tersebut saling tantang dan menentukan tempat untuk tawuran.
Sementara itu, salah satu tersangka berinisial LR mengaku hanya ikut-ikutan saja. Saat itu ia diajak temannya dan sebagai bentuk solidaritas.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



