Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan mengatakan saat ini tengah mengidentifikasi mayat tersebut. Dugaan polisi, mayat itu adalah pemilik depot air isi ulang.

”Nama korban belum kita identifikasi masih menunggu hasil autopsi. Dugaan adalah pemilik dari usaha ini sendiri,” ujar Kasatreskrim seperti dikutip Detik.com, Senin (8/5/2023).

Sementara itu, Jehaniko (32), warga yang tinggal di seberang depot air isi ulang itu mengakui dugaan jenazah tersebut pemilik depot lantaran terakhir melihat tempat itu buka pada Jumat (5/5/2023). Namun, pemilik depot sudah tak terlihat sejak sehari sebelumnya.

Baca: Mayat Dicor di Depot Air Tembalang Gegerkan Warga Semarang

”Setahuku tiga hari yang lalu sudah tutup setelah itu karyawannya juga enggak ada yang kelihatan, kalau bapaknya (pemilik depot) malah sudah empat harian nggak kelihatan biasanya kan kelihatan,” terangnya.

Sehari-hari, lanjutnya, pemilik depot tersebut biasa terlihat bersama seorang karyawan. Meski begitu, pihaknya juga tidak berani memastikan lantaran tidak bisa melihat wajah janazah saat dievakuasi.

Ia menyebutkan, depot tersebut mulai buka sejak 7 bulan lalu. Pemilik disebutnya mengontrak ruko milik warga yang tinggal di belakang tempat itu.”Ini ngontrak sekitar 6 bulan 7 bulanan,” katanya.Sebelumnya, sesosok mayat laki-laki dicor di sebuah depot air di Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang membuat geger warga Kota Sematang, Senin (8/5/2023). Mayat tersebut diduga sudah meninggal beberapa hari lantaran sudah menimbulkan bau menyengat.Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan mengatakan, mayat dicor tersebut diketahui berawal dari kecurigaan mantan karyawan yang terganggu dengan bau menyengat dari lokasi. Selain itu, depot air tersebut diketahui tutup sejak Jumat (5/5/2023).”Karyawan itu curiga dengan bau busuk pada tempat usaha tersebut. Warga bersama pemilik kontrakan ruko akhirnya masuk dan melihat kaki dengan bagian tubuh dicor. Akhirnya kejadian itu dilaporkan ke polsek setempat,” katanya.Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi tersebut. Saat ditemukan, mayat tersebut dalam kondisi dicor beton seluruh tubuhnya, kecuali pada bagian kaki.”Petugas pun langsung melakukan evakuasi jasad pria itu untuk selanjutnya dilakukan autopsi,” terangnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler