Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Purbalingga, dr Gunawan Santosa mengatakan, jemaah haji tersebut merupakan warga Sokanegara RT 2 RW 2, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga.

”Meninggalnya pada hari Rabu, pukul 13.30 waktu Arab Saudi. Sempat tak sadarkan diri saat menunaikan ibadah umrah sunah,” katanya seperti dikutip Serayunews.com.

Baca: Kemenag Ungkap 85 Persen Jemaah Haji Blora Lansia dan Berisiko Tinggi

Selain itu, jemaah tersebut juga diketahui memiliki riwayat Kardio Megali atau pembesaran jantung. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, pembesaran jantung tersebut kambuh hingga membuat jemaah meninggal.”Saat tak sadarakan diri langsung mendapatkan pertolongan Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan juga nafas buatan. Setelah itu dirawat di ICU Rumah Sakit Ajyad Mekkah.Meski begitu, jemaah tak tertolong. Almarhum pun menghembuskan napas terakhir Rabu (21/6/2023) siang pukul 13.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Jenazah selanjutnya akan dimakamkan di pemakaman Soraya.”Kami imbau kepada jemaah, untuk tidak memforsir diri pada ibadah yang sifatnya sunnah terlebih dahulu. Karena yang wajib, rangkaiannya baru akan mulai,” ujarnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler