Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Puluhan warga Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggeruduk Polda Jateng, Kamis (4/12/2025). Mereka mengawal aktivis lingkungan Pegunungan Kendeng, Gunretno.

Warga ini dari berbagai kelompok masyarakat. Mulai dari Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), Sedulur Sikep hingga kelompok Sukolilo Bangkit.

Mereka membawa empat armada untur membersamai Ketua JMPPK Gunretno yang diperiksa di Polda Jateng.

Diketahui, Gunretno dilaporkan ke Polda Jateng usai menolak tambang. Ia dituduh menghalangi aktivitas tambang yang berizin alias legal.

”Kita menemani Kang Gun. Paling tidak ada sekitar 70-an orang yang ikut mengawal. Ada empat armada yang ikut. Satu bus, satu elef dan dua mobil inova,” ujar Koordinator Sukolilo Bangkit, Slamet kepada Murianews.com.

Ia juga ikut dalam rombongan tersebut. Slamet mengaku tujuan pengalaman ini agar tidak ada upaya kriminalisasi dan penekanan terhadap aktivis peduli lingkungan.

Menurutnya, warga yang menolak aktivitas penambangan di lereng Pegunungan Kendeng bukan hanya Gunretno saja. Semua masyarakat yang terdampak juga ikut menolak penambangan galian C.

”Supaya tidak ada kriminalisasi. Tidak hanya Kang Gun, semua masyarakat yang terdampak juga menolak,” kata dia.

Dampak penambangan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler