Jateng Siap Luncurkan Desalinasi, Cegah Penurunan Tanah
Zulkifli Fahmi
Selasa, 18 Maret 2025 12:12:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Pemprov Jateng mengeluarkan kebijakan program desalinasi. Program ini menjadi salah satu upaya mencegah penggunaan air tanah yang menyebabkan penurunan tanah di wilayah pesisir.
Kebijakan yang diinisiasi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi ini rencananya juga direplikasi di tiga provinsi, yakni Banten, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.
Itu diungkapkan Luthfi saat penandatanganan kerjasama antara Pemprov Jateng dengan 44 Perguruan Tinggi di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang, Senin (17/3/2025).
”Tiga provinsi lain ternyata juga kepingin. Tapi ini Jawa Tengah lebih dahulu yang akan kerja sama dengan kampus Undip,” katanya.
Untuk diketahui, Desalinasi merupakan proses menghilangkan kadar garam dari air laut, sehingga dapat dan layak untuk dikonsumsi.
Pemprov Jateng menggandeng Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dalam menjalankan program ini. Rencananya, air hasil desalinasi diprioritaskan bagi masyarakat pesisir dan nelayan.
Rektor Undip Semarang, Suharnomo menyambut baik kebijakan Pemprov Jateng yang melibatkan perguruan tinggi dalam program-program penanganan berbagai masalah di wilayah tersebut.
”Setiap kampus bisa masuk klaster-klaster tertentu yang menjadi kompetensinya masing-masing,” kata dia.
Lokasi Pilot Project...
- 1
- 2



