Macam-Macam di Jateng, Premanisme Debt Collector Bakal Ditindak Tegas
Zulkifli Fahmi
Kamis, 26 Februari 2026 14:59:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memerintahkan agar aksi premanisme yang dilakukan siapapun, termasuk debt collector ditindak tegas. Langkah itu dilakukan agar kondusivitas wilayah Jawa Tengah terjaga.
Pernyataan itu disampaikan Luthfi saat menanggapi insiden aksi penghadangan mobil oleh debt collector yang sempat viral di Semarang beberapa waktu lalu.
”Penegakan hukum itu perlu untuk memberikan efek jera, agar kenyamanan dan keamanan di wilayah kita bisa terjamin, termasuk di titik-titik yang kemarin sempat terjadi persoalan,” kata Luthfi di kantornya, Kamis (26/2/2026).
Mantan Kapolda Jateng itu menilai, penegakan hukum yang tegas perlu dilakukan guna memberikan efek jera pada pelaku serta menjaga rasa aman masyarakat.
Ia menekankan, Jawa Tengah harus mampu menghadirkan rasa aman dan kepastian hukum, karena hal tersebut berdampak langsung terhadap stabilitas sosial dan iklim investasi.
”Kalau aspek penegakan hukum terpenuhi dan wilayahnya aman dari premanisme, tentu akan menarik,” katanya.
Menurutnya, praktik premanisme, intimidasi atau tindakan melawan hukum dalam penagihan utang tidak boleh dibiarkan berkembang.
”Premanisme dan tindakan-tindakan yang meresahkan harus kita hilangkan. Wilayah kita harus aman dan nyaman,” tegasnya.
Komunikasi Publik yang Baik...
- 1
- 2



