Sebelumnya diberitakan, insiden tribun ambruk dalam gelaran Kejurnas Drift Seri ketiga 2026 di kompleks GOR Satria Purwokerto itu terjadi, Minggu (26/7) sekitar pukul 14.00 WIB.
Tribun penonton tersebut mendadak ambruk ketika perlombaan berlangsung. Aksi para drifter peserta perlombaan pun langsung dihentikan guna memudahkan evakuasi korban.
Sejumlah korban menyebut, tribun sudah mulai bergoyang saat Indonesia Raya dan Mars IMI dikumandangkan. Detik-detik ambruknya tribun VIP tersebut terjadi saat pembagian merchandise.
Petrus menambahkan insiden tribun ambruk pada Kejurnas Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto harus menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang di kemudian hari.
Murianews, Banyumas – Korban tribun ambruk pada ajang Kejurnas Drift seri ketiga bertajuk Speed Fest #2 2026 di Kompleks GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah mencapai 90 orang.
Berdasarkan siaran pers yang diunggah panita di akun Instagram @speedfest.id, para korban telah dilarikan ke 11 rumah sakit yang menjadi pusat penanganan para korban.
Penyelenggara memastikan seluruh korban terluka mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Mereka mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.
”Dalam upaya penanganan tersebut, lebih dari 20 unit ambulans telah dikerahkan dan sebanyak 11 rumah sakit menjadi pusat penanganan bagi para korban. Secara keseluruhan, terdapat 90 korban yang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit,” bunyi unggahan tersebut seperti dikutip Murianews.com, Senin (27/7/2026) pagi.
Saat ini, pihaknya bersama pemerintah daerah dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) terus berkoordinasi dan memantau kondisi korban serta memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.
”Bapak Bupati bersama panitia penyelenggara dan IMI telah mengunjungi seluruh korban serta keluarga korban untuk memastikan bahwa setiap korban mendapatkan penanganan medis yang tepat dan cepat sesuai dengan kondisi masing-masing,” jelasnya.
Terkait insiden itu, Polresta Banyumas juga tengah melakukan investigasi dan penyelidikan guna mengetahui seluruh kronologi serta faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden tersebut.
”Pemerintah daerah bersama panitia penyelenggara dan IMI menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian ini serta memohon doa dan dukungan dariseluruh pihak untuk kesembuhan dan pemulihan seluruh korban,” tulis keterangan itu.
Sebelumnya
Sebelumnya diberitakan, insiden tribun ambruk dalam gelaran Kejurnas Drift Seri ketiga 2026 di kompleks GOR Satria Purwokerto itu terjadi, Minggu (26/7) sekitar pukul 14.00 WIB.
Tribun penonton tersebut mendadak ambruk ketika perlombaan berlangsung. Aksi para drifter peserta perlombaan pun langsung dihentikan guna memudahkan evakuasi korban.
Sejumlah korban menyebut, tribun sudah mulai bergoyang saat Indonesia Raya dan Mars IMI dikumandangkan. Detik-detik ambruknya tribun VIP tersebut terjadi saat pembagian merchandise.
Kapolresta Banyumas Kombes Petrus Silalahi mengatakan saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti peristiwa itu.
Petrus menambahkan insiden tribun ambruk pada Kejurnas Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto harus menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang di kemudian hari.