Tinjau Jogging Track Stadion Moh Sarengat, DPRD Batang Soroti Ini
Zulkifli Fahmi
Selasa, 28 Juli 2026 12:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Batang – Anggota DPRD Batang, Jawa Tengah meninjau proyek pembangunan lintasan khusus untuk lari santai dan jalan santai (jogging track) Stadion Moh Sarengat baru-baru ini.
Dalam peninjauan itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Batang Slamet Supriyadi bersama rombongan menyoroti sejumlah aspek. Itu mengingat, proyek tersebut dikerjakan dengan anggaran senilai Rp 9.26 miliar.
Slamet pun meminta agar pelaksanaan pembangunan jogging track tersebut dapat dilakukan sesuai jadwal.
”Proyek pembangunan jogging track kini sudah memasuki fase krusial pengerjaan pemasangan lapisan karet,” katanya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (28/7/2026).
Ia pun mendorong agar proyek tersebut dapat mengejar target dan mengantisipasi hambatan utama yakni cuaca hujan yang berpotensi memperlambat proses instalasi material.
”Yang paling kami khawatirkan adalah saat pengerjaan rubber. Jika cuaca cerah, kami optimistis pemasangan selesai dalam 20 hari kerja. Kami juga meminta adanya teknik leveling atau kemiringan konstruksi agar air hujan tidak menggenang di permukaan,” katanya.
Respons Pemkab...
Sementara itu, Kepala DPUPR Batang Endro Suryono optimis proyek jogging track bernilai miliaran rupiah ini masih berada di jalur tepat waktu.
”Seluruh proses kami targetkan tuntas pada Oktober 2026. Mudah-mudahan di bulan yang sama, masyarakat sudah dapat menggunakan fasilitas ini,” katanya.
Menyikapi besarnya nilai investasi proyek ini, Endro menegaskan pihaknya akan memberlakukan aturan khusus bagi pengguna demi menjaga keawetan material lintasan karet.
Setiap pengunjung, kata dia, diwajibkan menggunakan sepatu olahraga bersol karet saat berlari, serta melarang berlari tanpa alas kaki.
”Kami akan memastikan aturan ini berjalan efektif di lapangan agar fasilitas ini bisa bertahan lama,” katanya.



