Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Jakarta, mengalami keterlambatan hingga tiga jam.

Dalam siaran persnya, Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto mengatakan, pemadaman listrik itu berdampak pada keterlambatan kedatangan kereta di Stasiun Purwokerto.

”Sejumlah KA yang mengalami keterlambatan di antaranya KA Bima relasi Gambir-Purwokerto-Malang yang seharusnya masuk Stasiun Purwokerto pada pukul 21.28 WIB, baru tiba pada pukul 01.13 WIB atau lambat 225 menit,” katanya Senin (5/8/2019).

Selain itu, KA Gajayana relasi Gambir-Purwokerto-Malang baru masuk Stasiun Purwokerto pada pukul 01.48 WIB. Padahal sesuai jadwal kereta ini tiba di stasiun pukul 22.34 WIB, sehingga terlambat 194 menit.

Kemudian ada KA Sawunggalih relasi Pasarsenen-Purwokerto-Kutoarjo masuk pukul 00.16 WIB atau terlambat 54 menit dari seharusnya pukul 23.22 WIB. KA Senja Utama Yogyakarta relasi Pasarsenen-Purwakerto-Yogyakarta yang seharusnya masuk pukul 23.52 WIB namun baru datang pukul 00.28 WIB atau lambat 36 menit.

Keterlambatan juga dialami KA Argo Lawu relasi Gambir-Purwokerto-Solo. Kereta ini baru masuk Stasiun Purwokerto pada pukul 04.02 WIB atau lambat 173 menit dari jadwal kedatangan pukul 01.09 WIB. Ada juga KA Taksaka relasi Gambir-Purwokerto-Yogyakarta yang seharusnya masuk pukul 01.43 WIB namun baru datang pukul 04.36 WIB atau lambat 173 menit.

Sementara KA Mataram relasi Pasarsenen-Purwokerto-Lempuyangan sampai di Stasiun Purwokerto pukul 02.17 WIB atau lambat 21 menit dari jadwal pukul 01.56 WIB.
Sementara KA Mataram relasi Pasarsenen-Purwokerto-Lempuyangan sampai di Stasiun Purwokerto pukul 02.17 WIB atau lambat 21 menit dari jadwal pukul 01.56 WIB.Begitu juga dengan KA Bogowonto relasi Pasarsenen-Purwokerto-Lempuyangan yang seharusnya datang pada pukul 02.40 WIB namun baru sampai pukul 03.08 WIB atau lambat 28 menit. Serta KA Senja Utama Solo relasi Pasarsenen-Purwokerto-Solo baru tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 03.37 WIB atau lambat 43 menit dari jadwal pukul 02.54 WIB.Sementara untuk keberangkatan ke tujuan akhir, kelambatan di Stasiun Purwokerto rata-rata bisa berkurang 10-20 menit.”Kami atas nama PT KAI (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan KA tersebut. Setelah aliran listrik kembali normal tadi malam, perjalanan KA dari Jakarta pun bisa berjalan normal kembali," ujarnya.  Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler