Pasar BSB Mijen Semarang Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Sini
Supriyadi
Minggu, 26 Juli 2026 13:38:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Kebakaran melanda Pasar BSB di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (26/7/2026). Api diduga berasal dari kebocoran tabung gas di salah satu warung makan sebelum akhirnya merembet ke sejumlah kios di dalam pasar.
Empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah kios mengalami kerusakan akibat kobaran api.
Api telah berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.10 WIB. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Sejumlah pedagang terlihat berhamburan keluar pasar saat kebakaran terjadi. Puing-puing bekas kebakaran berserakan di dalam area pasar, sementara beberapa meja dan mainan anak di sisi timur pasar tampak hangus terbakar.
Warung Soto Eco yang diduga menjadi titik awal kebakaran terlihat ludes terbakar. Sementara warung di sebelahnya mengalami kerusakan pada bagian atap yang tampak menghitam, berlubang, bahkan sebagian runtuh.
Salah seorang saksi, Sulityo, mengaku melihat api berasal dari area dapur warung soto saat tabung gas dipasang.
”Awalnya saya dengar di ruang makan Soto Eco, mereka buka gas, kemudian kemungkinan gas menyembur. Api dari kompor langsung menyambar gas tersebut,” katanya seperti dilansir Detik Jateng.
Angin Kencang...
- 1
- 2



