Tersambar Kereta, Tubuh Remaja di Kebumen Terpental 24 Meter
Ali Muntoha
Senin, 18 November 2019 10:47:05
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Peristiwa ini terjadi perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Selang, Kecamatan/Kabupaten Kebumen. Saat itu, korban yang menegndarai Yamaha Jupiter nopol AA 3052 LJ, tengah melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu. Pada saat bersamaan, melaju Kereta Api Lodaya jurusan Bandung-Solo.
Diduga korban tak mengetahui datanganya kereta api itu. Sehingga tetap nekat menyeberang rel, hingga kecelakaan tak terhindarkan.
“Informasi yang kami terima, karena korban kurang hati-hati tidak melihat kiri kanan saat ia akan menyebrang,” kata Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, Senin (18/11/2019).
Ia menyebut, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, sebelum kejadian masinis kereta telah membunyikan sembonyan 35 atau klakson untuk memberi peringatan. Namun korban tak mengindahkan peringatan itu, dan tetap menyeberang rel.
Akibatnya, korban dan sepeda motornya langsung tertemper kereta yang melaju cukup kencang itu. Tubuh korban pun terpental hingga 24,5 meter, dan motornya ringsek.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh jajaran Polres Kebumen diketahui jika , korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala yang membuatnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



