Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu (21/12/2019) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban yakni Hasan Makruf (15) warga Pathukrejamulyo.

Ia nyaris tenggelam di Perairan Mirit saat berenang bersama dua temannya. Saat asyik berenang, tiba-tiba ombak besar datang, dan korban terseret.

Beruntung nelayan setempat bisa menyelamatkannya dan membawanya ke tepi pantai. Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Mirit, Hasan diizinkan pulang.

Peristiwa kedua terjadi pada Senin (23/12/2019) kemarin di Pantai Ambal, Kebumen. Puji Hartono, (30), Warga Winongwetan, Kecamatan Ambal, juga nyaris menjadi korban keganasan Laut Selatan.

Kapolsek Ambal AKP Joko Maryono menyebut, peristiwa ini terjadi saat korban tengah mandi sambil mencari undur-undur di bibir pantai.

Ia menyebut, berdasarkan keterangan para saksi yang berada di lokasi. Saat itu, ombak tidak terlalu tinggi, namun tiba-tiba korban terseret masuk ke bagian perairan yang dalam.
Ia menyebut, berdasarkan keterangan para saksi yang berada di lokasi. Saat itu, ombak tidak terlalu tinggi, namun tiba-tiba korban terseret masuk ke bagian perairan yang dalam.”Beruntung yang bersangkutan bisa berenang ke tepi dan kemudian segera dibawa ke Puskesmas Ambal oleh warga dan Petugas Polsek yang datang ke TKP,” katanya Selasa (24/12/2019).Dengan kejadian itu, Polres Kebumen mengimbau agar warga yang tengah berada di pantai agar tidak mendekati lautan untuk mandi dan berenang. Hal ini dilakukan untuk mengindari korban jiwa akibat terseret ombak.“Demi keselamatan anda (masyarakat pengunjung pantai) kami imbau untuk tidak mandi atau bermain air di Pantai Selatan. Cukup nikmati saja pemandangannya, tapi jangan coba-coba menjajal berenang di perairan Pantai Selatan. Berbahaya,” tegas Kapolres Kebumen AKBP Rudi Cahya Kurniawan. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler