Dua Pengunjung Tergulung Ombak, Polisi Larang Warga Mandi di Pantai Selatan
Ali Muntoha
Selasa, 24 Desember 2019 10:54:36
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu (21/12/2019) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban yakni Hasan Makruf (15) warga Pathukrejamulyo.
Ia nyaris tenggelam di Perairan Mirit saat berenang bersama dua temannya. Saat asyik berenang, tiba-tiba ombak besar datang, dan korban terseret.
Beruntung nelayan setempat bisa menyelamatkannya dan membawanya ke tepi pantai. Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Mirit, Hasan diizinkan pulang.
Peristiwa kedua terjadi pada Senin (23/12/2019) kemarin di Pantai Ambal, Kebumen. Puji Hartono, (30), Warga Winongwetan, Kecamatan Ambal, juga nyaris menjadi korban keganasan Laut Selatan.
Kapolsek Ambal AKP Joko Maryono menyebut, peristiwa ini terjadi saat korban tengah mandi sambil mencari undur-undur di bibir pantai.
Ia menyebut, berdasarkan keterangan para saksi yang berada di lokasi. Saat itu, ombak tidak terlalu tinggi, namun tiba-tiba korban terseret masuk ke bagian perairan yang dalam.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



