Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pengungkapan ini terjadi dalam kurun waktu dua bulan, yakni Januari hingga Febuari 2023.

Jutaan batang rokok yang diamankan tersebut tidak dilengkapi dengan pita cukai. Selain itu, delapan minibus dan tiga microbus juga dijadikan barang bukti dalam kasus ini.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Tri Utomo Hendro Wibowo memperkirakan potensi nilai barang yang berhasil disita oleh Bea Cukai Jateng-DIY adalah sebesar Rp 5,39 miliar.

Sementara potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari penindakan tersebut adalah sebesar Rp 3,63 miliar.

”Modus dalam operasi penyelundupan relatif sama yakni dengan menggunakan kendaraan pribadi. Namun ada juga yang menggunakan microbus, seolah-olah mau berwisata,” katanya, Kamis (2/3/2023).

Baca: Kudus Bentuk Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal
Baca: Kudus Bentuk Satgas Pemberantasan Rokok IlegalDari tujuh penindakan ini pula, sambung Hendro, ada 16 orang yang diperiksa untuk dimintai keteragan dan dilakukan pengembangan penyelidikan.Tri menegaskan, bahwa terhadap pelaku peredaran barang kena cukai ilegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.”Bisa dipidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun dan atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini