Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pekalongan – Kecelakaan maut terjadi di jalur Wangandowo-Sumurjomblangbogo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan pada Kamis (1/1/2026) dini hari.

Dua orang pemuda ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlibat kecelakaan tunggal dengan menabrak pohon dan tumpukan batu.

Peristiwa tragis ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Korban diketahui bernama Eko Budi Santoso (28) dan Qodar Khairul (27), keduanya merupakan warga Desa Jagung, Kecamatan Kesesi, Pekalongan.

Kanit Gakum Satlantas Polres Pekalongan, Iptu Ambar Ady Widyantara, menjelaskan insiden ini merupakan kecelakaan tunggal. Saat kejadian, kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi E-2132-OE

”Motor melaju dari arah timur ke barat. Saat melintasi jalan menikung, pengendara diduga kehilangan kendali sehingga motor oleng ke kanan dan keluar jalur,” ujar Iptu Ambar sebagaimana dilansir detikcom, Kamis (1/1/2026)

Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunjukkan betapa kerasnya benturan yang terjadi. Motor korban terperosok hingga menghantam pohon dan tumpukan batu di pinggir jalan. Petugas menemukan pecahan bodi motor yang berserakan serta kulit batang pohon yang terkelupas.

Ironisnya, polisi tidak menemukan bekas pengereman di lokasi. Hal ini menguatkan dugaan bahwa kendaraan melaju tanpa sempat melakukan pengereman sebelum terjadi benturan fatal yang menyebabkan kedua korban mengalami luka berat di bagian kepala.

Kedua jenazah korban dievakuasi oleh tim PMI Kabupaten Pekalongan menuju RSUD Kajen pada pukul 07.54 WIB. Pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa kedua pemuda tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di ruang jenazah.

”Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga meminta untuk langsung dibawa pulang tanpa autopsi,” ungkap Humas RSUD Kajen, Hanung.

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler