Kecelakaan Maut di Tol Batang: Muatan Beton 55 Ton Timpa Mobil!
Anggara Jiwandhana
Minggu, 4 Januari 2026 20:50:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Batang – Kecelakaan maut yang melibatkan truk trailer bermuatan beton eser terjadi di ruas Tol Batang-Semarang KM 354 Jalur A, Minggu (4/1/2026). Insiden ngeri ittu mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Sopir truk bernopol L 8524 UN, Jumali (37), membeberkan detik-detik sebelum kecelakaan beruntun itu terjadi. Membawa beban besi seberat 55 ton dari Tangerang menuju Ngawi, Jumali mengaku kendaraannya mendadak tak terkendali saat melintasi transisi jalan cor ke aspal.
”Pas kena jalan jelek, truknya seperti melompat. Setir langsung banting ke kanan dan tidak bisa ditahan,” ungkap Jumali sebagaimana dilansir dari detikcom, Minggu malam
Akibat guncangan keras tersebut, truk menyenggol pembatas jalan hingga muatan beton eser yang diangkutnya tumpah ke jalur kanan. Naas, beton-beton raksasa itu menimpa sejumlah kendaraan di jalur cepat, termasuk sebuah minibus Toyota Voxy.
Dirlantas Polda Jateng, Kombes M Pratama Adhyasastra, mengonfirmasi terdapat enam korban dalam musibah ini.
”Satu orang dilaporkan meninggal dunia, dua luka berat, dan tiga lainnya luka ringan. Seluruh korban sudah dilarikan ke RSUD Batang,” jelasnya.
Proses evakuasi bangkai kendaraan dan material beton memakan waktu hingga tujuh jam. Akibatnya, arus lalu lintas arah Semarang sempat mengalami kemacetan panjang sejauh 3 kilometer sebelum rekayasa lalu lintas diberlakukan.
Pihak kepolisian saat ini telah mengamankan Jumali di kantor Satlantas Batang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena truk mengalami hilang kendali (out of control) setelah menghantam permukaan jalan yang tidak rata dalam kecepatan 40 km/jam.
Polisi mengimbau para pengguna jalan tol untuk ekstra waspada saat melintasi titik-titik jalan yang sedang dalam perbaikan atau bergelombang, terutama bagi kendaraan bermuatan besar.



