Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Lampung – Masa depan memang tidak bisa diprediksi dan tidak ada yang tahu pula bagaimana jalannya. Manusia hanya bisa berusaha agar masa depannya tidak terlalu buruk. Hal inilah yang dilakukan oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, anak transmigran Jateng yang kini jadi kepala daerah.

Berbekal ketekunan dan keteguhan yang dipadukan dengan etos kerja tinggi. Bupati Riyanto berhasil meraih kesuksesan di jalan kehidupannya sendiri.

Sosok yang kini menjabat sebagai Bupati Pringsewu periode 2025-2030 tersebut merupakan anak bungsu dari sebelas bersaudara. Di mana kedua orangtuanya berasal dari Jawa yang transmigrasi mandiri pada tahun 1956.

”Orangtua saya itu transmigrasi mandiri pada tahun 1956. Jadi banyak sekali masyarakat Jawa, baik Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun Jawa Barat yang transmigrasi ke Sumatera, khususnya di Lampung. Alhamdulillah mereka sudah sangat berkontribusi untuk pembangunan yang ada di Lampung," ujar Riyanto di sela menerima kunjungan dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu, (7/1/2026).

Kesuksesannya itu merupakan buah hasil dari etos kerja orangtuanya juga di tanah rantau. Diketahui ayah Riyanto merupakan buruh dan ibunya seorang peracik kopi rumahan.

Dari situlah Riyanto merintis usaha jualan kopi sangrai pada usia 21 tahun. Akhirnya ia mampu mendirikan pabrik dengan merek kopi Klangenan pada tahun 2010 silam.

Berdayakan ratusan pekerja... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler