ODGJ Bacok Anggota Satpol PP Kebumen hingga Meninggal
Anggara Jiwandhana
Selasa, 3 Februari 2026 13:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kebumen – Kabar duka datang dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP Kebumen). Seorang petugas Satpol PP Kebumen meninggal dunia usai menjadi korban pembacokan oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) saat tengah menjalankan evakuasi di lapangan, Selasa (3/2/2026).
Insiden ODGJ bacok anggota Satpol PP Kebumen ini terjadi ketika petugas berupaya mengamankan pelaku yang dilaporkan sering mengamuk dan meresahkan warga sekitar.
Kabid Penegakan Perda dan Perkada Satpol PP Kebumen Juniadi Prasetyo menjelaskan kejadian bermula saat petugas gabungan mendatangi lokasi untuk membawa pelaku ke fasilitas medis.
Namun, pelaku justru keluar dari rumahnya dengan membawa senjata tajam jenis sabit dan linggis. Pelaku mengayunkan sabitnya secara membabi buta ke arah petugas. Meski petugas sudah berupaya merebut senjata tersebut, pelaku justru mengejar korban.
”Korban dikejar oleh pelaku dan terkena sabetan sabit di bagian leher sebelah kiri. Luka yang cukup parah menyebabkan korban kehilangan banyak darah,” ungkap Juniadi.
Tak tertolong...
- 1
- 2



