Kronologi Sopir MBG Mabuk di Kebumen, Tabrak Sekolah dan Pukuli Warga
Anggara Jiwandhana
Senin, 9 Februari 2026 12:10:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kebumen – Seorang sopir MBG di Kebumen berinisial ASW (39) diamankan pihak kepolisian usai kedapatan mabuk dan menganiaya belasan warga saat mengendarai kendaraan SPPG tempat ia bekerja.
Insiden ini terjadi di depan SDN Clapar, Kecamatan Karanggayam. Mirisnya, mobil MBG tersebut digunakan pelaku di luar jam kerja untuk kepentingan pribadi.
Dilansir detikjateng, pelaku sudah terpantau warga mengemudikan mobil secara ugal-ugalan sejak dari arah Desa Clapar. Saat melintasi jalan menanjak dan berbelok di depan SDN Clapar, pelaku kehilangan kendali.
Mobil tersebut menghantam pagar gerbang sekolah hingga ban pecah, lalu oleng dan menabrak dinding talud. Beruntung, saat kejadian sekitar pukul 17.00 WIB, kondisi sekolah sudah kosong sehingga tidak ada siswa yang menjadi korban.
Bukannya berterima kasih, ASW yang dalam pengaruh minuman keras justru naik pitam saat warga sekitar datang menghampiri untuk memberikan pertolongan.
”Karena psikologisnya tidak stabil akibat mabuk, pelaku malah mengamuk ke warga secara membabi buta. Ada sekitar 15 orang yang menjadi korban pemukulan dan terkena 'pentung',” ujar Plh Kapolsek Karanggayam, Ipda Samun, Sabtu (7/2/2026).
Mendapat laporan warga, personel Polsek Karanggayam langsung bergerak ke lokasi untuk meredam amukan si sopir MBG mabuk ini dan membawanya ke kantor polisi.
Akibat aksi tersebut, pelaku kini terancam hukuman pidana dan telah dikonfirmasi dipecat dari pekerjaannya sebagai sopir di dapur Wonotirto.



