Banjir Kendal Hari Ini: 4 Desa di Brangsong Masih Terendam
Anggara Jiwandhana
Rabu, 11 Februari 2026 13:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Banjir tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga melumpuhkan aktivitas di beberapa fasilitas publik. Di Puskesmas 1 Brangsong, air mulai memasuki area halaman sejak pukul 04.00 WIB dini hari.
Penjaga puskesmas, Sumanto, menyatakan bahwa meski air tidak masuk ke dalam gedung, pelayanan hari ini terpaksa diliburkan hingga air benar-benar surut.
Kondisi lebih parah terjadi di SMPN 2 Brangsong. Pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar tatap muka setelah air merendam ruang kelas dan ruang guru.
"Air naik terus sejak jam 5 pagi. Tadi ada belasan siswa yang sempat berangkat namun langsung kami pulangkan. Untuk sementara, proses belajar dialihkan secara daring," ungkap Nidhom, Kepala Sekolah SMPN 2 Brangsong.
Dilansir detikcom, beberapa titik strategis masih terisolasi air. Jalan Desa Sidorejo tergenang air setinggi 60 sentimeter, sementara jalur alternatif Kaliwungu-Brangsong mencatat ketinggian air hingga 80 sentimeter, yang menyulitkan akses kendaraan roda dua maupun roda empat.
Selain sekolah dan puskesmas, fasilitas lain seperti Balai Desa Sidorejo dan Pasar Srogo juga dilaporkan sempat terendam limpasan air Sungai Blorong.



