Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau proses penanganan tanah longsor di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa, (17/6/2026).

Luthfi ikut berbaur dengan warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) Ngopeni Nglakoni, dan petugas gabungan yang sedang kerja bakti. Di sela kerja bakti, Luthfi juga menyempatkan untuk menyantap sarapan yang disediakan warga.

Ia sempat meminta agar kegiatan dihentikan sejenak dan mengajak semua yang kerja bakti untuk ikut makan bersama. Luthfi mengatakan, kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi masalah apapun, termasuk penanganan bencana.

”Ini bentuk kolaborasi yang kompak ya di kabupaten Semarang ini. Ada Bupati, Dandim, Kapolres, ada Tagana, TRC, kemudian semua komponen masyarakat bahu-membahu dalam mengatasi masalah,” kata dia.

Menurut Luthfi, peningkatan kesadaran masyarakat, organisasi masyarakat dan seluruh instansi untuk bergotong royong sangat diperlukan dalam kesiapsiagaan bencana.

Terutama Tagana di 35 kabupaten/kota yang harus selalu siap bergerak, termasuk pimpinan daerahnya.

”Bentuk hadirnya negara adalah bagaimana antara komponen masyarakat bersama-sama untuk bahu-membahu, tidak boleh ada yang menyalahkan. Inilah namanya penyelesaian problem bersama,” jelasnya

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga terlihat memberikan instruksi kepada dinas terkait agar penanganan longsor yang memutuskan konektivitas antarkampung itu segera tuntas dalam sepekan.

”Dari PUPR sudah melakukan kajian. Saya bilang jangan lama-lama melakukan kajian, masyarakat sudah menunggu, biar nanti antar satu RW dengan RW lainnya terhubung,” tegasnya.

Mitigasi... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler