Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Mukid – Sebuah insiden terjadi menimpa Mbah Sarwan (60) warga Dusun Wagean RT 06/ RW 01, Desa Ngargogondo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Karena terjebak di atas pohon, manula ini harus dievakuasi oleh Tim SAR.

Insiden yang menimpa Mbah Sarwan ini berlagsung pada Senin (28/8/2023) petang, setelah yang bersangkutan dilaporkan ke kantor SAR. Usaha evakuasi terhadap Mbah Sarwan yang lemas di atas pohon berlangsung hingga menjelag magrib.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto, menceritakan kronologi kejadian yang menimpa Mbah Sarwan ini. Awalnya, sejak pukul 15.30 WIB kakek ini mencari pakan ternaknya.

Diketahui, Mbah Sarwan akhirnya sampai harus memanjat pohon untuk memotong sejumlah dahan. Namun setelah berhasil memanjat dan melakukan kegiatannya, tiba-tiba dirinya merasa lemas dan kehilangan tenaga.

Karena lemas, Mbah Sarwan berniat untuk turun dari pohon. Namun karena tenaganya habis, hal itu tidak bisa dilakukanya, sampai akhirnya memilih ‘nggblok’ pada batang pohon yang dipanjatnya.

Setelah cukup lama berada di atas pohon, rekannya Murdiman (40) kebetulan lewat, dan diminta tolong untuk menurunkannya. Karena tidak mampu, akhirnya Murdiman mencari pertolongan, hingga akhirnya masuk laporan ke Kantor SAR.

"Diduga korban mengalami kelelahan diatas pohon dan tidak bisa turun. Akhirnya meminta bantuan tim SAR untuk dievakuasi" ungkap Heru Suhartono.

Pohon rambutan yang dipanjat Mbah Sarwan sendiri memang cukup tinggi, diperkirakan sekitar 10 meter. Sehingga memang dibutuhkan upaya khusus untuk bisa megevakuasinya.

"Proses evakuasi dilakukan dengan cara rescuer memanjat dengan mengunakan tangga panjang, memasang tambatan ancore untuk menurunkan tubuh dengan cara di lowering dikontrol dari bawah,” jelas Heru.

Setelah dilakukan upaya selama kurang lebih 45 menit, Mbah Sarwan akhirnya bisa diturunkan dari atas pohon dengan selamat. Selanjutnya, untuk memastikan kondisinya, langsung dibawa ke RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang.

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler