Beberapa Kali Sudah Turun Hujan, Temanggung Masih Krisis Air
Budi Santoso
Sabtu, 5 Oktober 2024 13:23:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Temanggung – Wilayah Kabupaten Temangung, Jawa Tengah, sudah diguyur hujan beberapa kali. Meski demikian krisis air di sejumlah wilayah di Temanggung masih belum bisa disebut berakhir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung (BPBD Temanggung) hingga saat ini masih menyalurkan bantuan air bersih. Droping air bersih itu masih dilakukan ke beberapa wilayah karena masih mengalami krisis air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, seperti dilansir Antara, menyatakan hujan yang turun belum memberi dampak pada sumber air yang ada. Kisis air bersih masih terjadi di beberapa wilayah.
"Sehingga bantuan air bersih dari BPBD tetap dilakukan ke daerah-daerah yang membutuhkan," katanya, Sabtu (5/10/2024) seperti dilansir dari Antara.
BPBD Kabupaten Temanggung telah menyalurkan sekitar 107 tangki air bersih ke beberapa daerah yang mengalami kekeringan. Anggaran yang digunakan untuk penyaluran air bersih berasal dari APBD Temanggung.
Jika memang masih belum mencukupi, droping air bersih akan ditambah dari dana siap pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Diharapkan musim hujan bisa segera terjadi, sehingga krisis air bersih bisa berakhir.
Sejumlah daerah di Kabupaten Temanggung yang masih menerima bantuan air bersih, antara lain Desa Balong Kecamatan Bansari, Pagergunung dan Wonosari Kecamatan Bulu dan Ngadisepi Kecamatan Gemawang. Kemudian desa Ketitang Kecamatan Jumo, Kembangsari Kecamatan Kandangan serta Klepu Kecamatan Kranggan.



