Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusKi Anom Suroto meninggal dunia pada Kamis (23/10/2025) pagi WIB. Selama beberapa dekade, dia adalah salah satu dalang wayang kulit terkemuka di Indonesia. Kiprahnya diakui dengan beberapa penghargaan yang akhirnya diterimanya.

Ki Anom Suroto adalah dalang yang berasal dari keluarga dalang di Klaten, Jawa Tengah. Dia lahir di Juwiring, Klaten, sebagai salah satu putra dari Ki Sadiyun Harjadarsana, dalang terkenal pada masanya. Saudaranya, Ki Warseno Slenk, juga merupakan dalang terkenal setelah eranya.

Ki Anom Suroto adalah kakak kandung dari Ki Warseno Slenk yang lebih dulu meninggal dunia pada 12 Desember 2024 lalu. Kedua bersaudara ini bisa dikatakan telah menjadi dua tokoh penting dalam sejarah seni pedalangan Indonesia.

Setelah mendalang sejak usia 12 tahun, Ki Anom Suroto mendapatkan era keemasannya mulai 1978. Sejak itu namanya melejit sebagai salah satu dari sedikit dalang yang konsisten menjaga seni tradisi wayang kulit. Jejaknya kemudian diikuti oleh Ki Warseno Slenk yang juga terkenal dalam eranya tersendiri.

Selama kiprahnya di dunia pedalangan Indonesia Ki Anom Suroto telah diakui oleh masyarakat, pemerintah dan lembaga kesenian nasional. Kiprahnya akan selalu dikenang, meskipun telah menerima panggilan dari Tuhan, pada Kamis (23/10/2025). Seperti dilansir stekom.ac.id, Ki Anom Suroto telah menerima banyak penghargaan.

Berikut Beberapa Penghargaan milik Ki Anom Suroto yang diterima sepanjang karirnya sebagai dalang wayang kulit:

  • Satya Lencana Kebudayaan RI dari Presiden Soeharto (1995)
  • Dalang kesayangan dalam Pekan Wayang Indonesia VI (1993)
  • Anugerah nama Lebdocarito dari Keraton Surakarta (1997), diangkat sebagai Bupati Sepuh dengan nama baru Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Lebdonagoro oleh Kraton Surakarta.
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler